PANGKALPINANG — Puluhan pelajar SMK Negeri 2 Pangkalpinang mendapat pelatihan langsung dari instruktur safety riding Asia Surya Perkasa dalam agenda yang digelar di lingkungan sekolah tersebut. Materi yang disampaikan tidak hanya sebatas teori tertib berlalu lintas, tetapi juga praktik membangun kesadaran bahwa keselamatan berkendara adalah kebutuhan, bukan sekadar kewajiban.
Bagas Adi Pati, Safety Riding Instructor Asia Surya Perkasa, menegaskan bahwa edukasi sejak bangku sekolah menjadi langkah strategis menanamkan kebiasaan positif bagi generasi muda sebelum mereka aktif berkendara di jalan raya.
"Melalui kegiatan Safety Riding for School ini, kami ingin mengajak para siswa untuk memahami bahwa keselamatan berkendara harus menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari. Bukan hanya memahami aturan, tetapi juga mampu menerapkannya saat berada di jalan," ujar Bagas dalam keterangannya, Rabu.
Metode Interaktif Agar Materi Mudah Dipahami Siswa
Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari ini sengaja dirancang tidak kaku. Setelah sesi pemaparan materi, para siswa diajak mengikuti kuis berhadiah dan doorprize yang menguji pemahaman mereka tentang keselamatan berkendara. Sesi tanya jawab juga menjadi ruang bagi pelajar untuk berdialog langsung dengan instruktur mengenai berbagai situasi di lapangan.
Menurut Bagas, pendekatan yang menyenangkan justru membuat pesan keselamatan lebih mudah dicerna oleh kalangan pelajar.
"Kami berharap kegiatan ini bisa memberikan pengalaman yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi para siswa. Karena semakin dini kita memahami dan menerapkan Safety Riding, semakin besar pula kesadaran kita untuk selalu #Cari_Aman setiap kali berkendara," katanya.
Membangun Budaya Aman Berkendara di Lingkungan Sekolah
Inisiatif yang dilakukan Honda Babel ini menjadi pengingat bahwa angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia masih banyak melibatkan pelajar dan usia produktif. Edukasi yang menyasar sekolah diharapkan mampu menekan risiko tersebut dengan membentuk perilaku berkendara yang bertanggung jawab.
Melalui kegiatan di SMK Negeri 2 Pangkalpinang ini, Honda Babel berkomitmen melanjutkan program serupa ke sekolah-sekolah lain. Targetnya, budaya berkendara yang aman dapat tertanam kuat di lingkungan pendidikan dan menjadi kebiasaan yang terbawa hingga kehidupan sehari-hari para pelajar.