BANGKA BELITUNG — Anthony Gordon menegaskan kesiapannya untuk dimainkan sebagai penyerang tengah atau nomor 9 di Barcelona musim ini. Penegasan ini disampaikan menyusul penampilan perdananya yang impresif bersama Blaugrana, di mana ia langsung memberikan kontribusi signifikan bagi tim.
"Ya, tentu saja. Saya sering bermain di sana tahun lalu. Saya merasa tampil sangat baik. Saya punya kekuatan yang berbeda dibandingkan nomor 9 pada umumnya. Saya bisa turun, bergerak, dan menghubungkan permainan. Saya bisa melakukannya. Saya suka bermain di sana," kata Gordon seperti dikutip Fotmob pada Selasa.
Debut Manis dengan Dua Assist
Gordon menjalani debutnya saat Barcelona menghadapi Elche di Stadion Manuel Martinez Valero, Senin. Ia masuk pada menit ke-65 menggantikan Lamine Yamal dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan telak 5-0.
Tak butuh waktu lama bagi Gordon untuk menunjukkan kualitasnya. Ia langsung memberikan dua assist untuk gol Raphinha dan Fermin Lopez, membuktikan kemampuannya beradaptasi cepat dengan skema permainan pelatih.
Kebutuhan Baru di Lini Depan
Kesiapan Gordon ini menjadi kabar baik bagi Barcelona yang tengah mencari penyerang tengah baru. Klub asal Katalunya tersebut kehilangan dua striker utamanya, Robert Lewandowski dan Ferran Torres, yang masing-masing pindah ke Chicago Fire dan Paris Saint-Germain.
Dengan kepergian dua nama besar tersebut, Barcelona membutuhkan sosok yang mampu menjadi ujung tombak sekaligus penghubung permainan. Profil Gordon dinilai cocok untuk mengisi peran tersebut.
Rekam Jejak Produktif di Newcastle
Gordon bergabung dengan Barcelona pada musim panas ini dari Newcastle United dengan kontrak lima tahun senilai 80 juta euro. Sebelum pindah, ia memperkuat The Magpies selama tiga musim dan tampil dalam 152 laga.
Selama berseragam Newcastle, Gordon terlibat dalam 60 gol, hanya kalah dari Alexander Isak yang mencatatkan 68 kontribusi gol. Catatan ini menunjukkan konsistensinya sebagai pemain depan yang produktif.
Penampilannya di Liga Champions musim lalu juga patut diperhitungkan. Gordon mencetak 10 gol dan menjadi pemain Inggris kedua yang mampu mencetak setidaknya 10 gol dalam satu musim Liga Champions setelah Harry Kane pada musim 2024/2025.