Pencarian

DPKP Bangka Belitung Salurkan Bantuan Beras untuk 143.966 Penerima Manfaat, Fokus pada Keluarga Rentan

Kamis, 27 Agustus 2026 • 00:20:01 WIB
DPKP Bangka Belitung Salurkan Bantuan Beras untuk 143.966 Penerima Manfaat, Fokus pada Keluarga Rentan
Petugas Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) menyalurkan bantuan beras 10 kilogram kepada warga penerima manfaat di Pangkalpinang, Rabu (tanggal).

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) mulai menyalurkan bantuan beras kepada 143.966 penerima manfaat yang tersebar di tujuh kabupaten dan kota. Bantuan sebesar 10 kilogram per keluarga ini menyasar warga yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 4 sebagai upaya meringankan beban ekonomi di tengah tekanan harga pangan.

PANGKALPINANG — Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan penyaluran bantuan beras berjalan mulai Juli hingga September 2026. Kepala DPKP Provinsi Kepulauan Babel, Kurniawan, menyebut program ini menyasar 143.966 penerima manfaat yang tersebar di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat, Bangka Selatan, Belitung, dan Belitung Timur.

"Kita berharap bantuan beras ini dapat meringankan beban masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarganya," ujar Kurniawan di Pangkalpinang, Rabu.

Bantuan 10 Kilogram untuk Kelompok Desil 1-4

Setiap kepala keluarga yang terdaftar menerima jatah 10 kilogram beras setiap bulannya. Sasaran program ini diprioritaskan bagi warga yang berada pada status desil 1 hingga desil 4, yaitu kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah menurut data sosial ekonomi.

Penyaluran dilakukan secara rutin tiap bulan selama tiga bulan ke depan. Langkah ini diambil pemerintah daerah untuk memastikan kebutuhan pokok warga tetap terpenuhi di tengah fluktuasi harga dan tekanan ekonomi.

Penurunan Produksi Padi Akibat Kemarau Panjang

Kebijakan ini menjadi bagian dari langkah stabilisasi pangan di tengah ancaman gagal panen. Berdasarkan koordinasi DPKP dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Babel, produksi padi petani pada Agustus-September 2026 mengalami penurunan cukup signifikan.

"Hasil koordinasi kita dengan BPS Provinsi Kepulauan Babel, produksi padi petani pada Agustus-September 2026 mengalami penurunan 16,79 persen dibandingkan bulan yang sama di tahun sebelumnya, sebagai musim kemarau panjang yang cukup ekstrim ini," kata Kurniawan.

Menjaga Stabilitas Harga di Tingkat Masyarakat

Penurunan produksi tersebut berpotensi mendorong kenaikan harga beras di pasaran. Melalui bantuan pangan ini, pemerintah berupaya menahan laju inflasi dan menjaga daya beli masyarakat, khususnya kelompok rentan yang paling terdampak.

Kurniawan menambahkan, bantuan beras ini mencerminkan kepedulian Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam menjaga stabilitas pangan. Program ini diharapkan mampu menjadi penyangga kebutuhan pokok warga hingga masa panen berikutnya tiba.

Follow belitungsatu.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks