Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperpendek rute Pawai Pasukan Baris Berbaris (PBB) dalam rangka HUT Ke-81 Republik Indonesia dari lebih lima kilometer menjadi empat kilometer. Pemangkasan jarak tempuh ini dilakukan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) setempat sebagai antisipasi kondisi cuaca panas yang diprakirakan menyentuh 33 derajat Celsius di Kota Pangkalpinang pada Rabu.
PANGKALPINANG — Ribuan peserta dari 119 kontingen tetap antusias mengikuti pawai PBB meski rute diperpendek. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani melepas langsung peserta pawai yang terdiri atas 108 regu PBB dan 11 penampil parade drum band.
Kepala Kesbangpol Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Burhanuddin menyebut kebijakan ini diambil demi keselamatan dan kesehatan para peserta. "Rute pawai PBB tahun ini sepanjang empat kilometer atau lebih pendek dibandingkan tahun sebelumnya lima kilometer lebih," katanya di Pangkalpinang, Rabu.
Suhu Capai 33 Derajat Celsius di Beberapa Kecamatan
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca di sejumlah wilayah Kota Pangkalpinang pada Rabu diprakirakan cerah berawan. Suhu maksimum berkisar 31 hingga 33 derajat Celsius.
Kecamatan Gabek menjadi wilayah dengan suhu tertinggi yang diprakirakan mencapai 33 derajat Celsius. Sementara itu, Pangkal Balam diprakirakan 32 derajat Celsius dan Bukit Intan 31 derajat Celsius.
Gubernur: Antusiasme Peserta Tetap Tinggi
Hidayat Arsani mengaku bersyukur cuaca pada hari pelaksanaan cukup bersahabat. "Alhamdulillah, kondisi cuaca hari ini cukup bagus dan para peserta sangat antusias mengikuti Pawai PBB tahun ini," ujarnya usai melepas peserta.
Pawai tahun ini diikuti pelajar dari tingkat sekolah dasar, sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), aparatur sipil negara (ASN), instansi vertikal, masyarakat umum, dan organisasi kemasyarakatan (ormas) se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Momen Mengingat Perjuangan Pahlawan
Menurut Hidayat, kegiatan ini bukan sekadar arak-arakan, melainkan sarana memupuk semangat persatuan dan kekompakan masyarakat. Ia menegaskan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia merupakan momen bersejarah yang tidak bisa dilupakan.
"HUT RI ini adalah hari bersejarah dan ini harga mati untuk kita mengingat perjuangan para pahlawan memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia dari penjajahan," kata Hidayat.
Imbauan Keamanan dan Kesehatan bagi Warga
Gubernur turut mengimbau masyarakat yang menyaksikan pawai untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kesehatan selama acara berlangsung. Ia berharap seluruh peserta tetap dalam kondisi prima hingga pawai usai.
"Semoga anak-anak peserta pawai ini dalam keadaan sehat hingga pelaksanaan pawai berakhir," pungkasnya.