JAKARTA — Harga emas batangan milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali turun pada perdagangan Selasa (15/9/2026). Mengutip laman resmi Logam Mulia, harga emas 1 gram kini berada di Rp2.592.000, turun Rp10.000 dari posisi sebelumnya Rp2.602.000 per gram.
Koreksi ini juga menyeret harga beli kembali alias buyback ke level Rp2.437.000 per gram. Artinya, selisih antara harga jual dan harga buyback berada di kisaran Rp155.000 per gram.
Meski begitu, harga emas Antam tidak bersifat patok tetap. Nilai yang tertera di laman Logam Mulia bisa berubah kapan saja mengikuti pergerakan harga pasar global maupun permintaan domestik.
Rincian Harga Emas Antam per Ukuran
Bagi calon pembeli, berikut daftar lengkap harga dasar emas Antam untuk berbagai ukuran, dari pecahan kecil hingga batangan 1 kilogram:
- 0,5 gram: Rp1.346.000
- 1 gram: Rp2.592.000
- 2 gram: Rp5.124.000
- 3 gram: Rp7.661.000
- 5 gram: Rp12.735.000
- 10 gram: Rp25.415.000
- 25 gram: Rp63.412.000
- 50 gram: Rp126.745.000
- 100 gram: Rp253.412.000
- 250 gram: Rp633.265.000
- 500 gram: Rp1.266.320.000
- 1.000 gram: Rp2.532.600.000
Pajak yang Perlu Diperhitungkan Saat Transaksi
Selain harga dasar, pembeli dan penjual emas Antam perlu memperhitungkan kewajiban pajak. Untuk transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10.000.000, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen.
PPh Pasal 22 itu dipotong langsung dari total nilai transaksi pada saat buyback dilaksanakan. Sementara untuk pembelian emas, dikenakan PPh sebesar 0,25 persen dari harga dasar yang tertera di laman resmi Logam Mulia.
Arti Penurunan Bagi Investor dan Pembeli Ritel
Penurunan Rp10.000 per gram terbilang tipis, hanya sekitar 0,38 persen dari harga sebelumnya. Namun bagi investor ritel yang membeli dalam jumlah besar, selisih tersebut tetap berpengaruh terhadap total biaya akuisisi.
Sebagai gambaran, pembeli yang mengincar emas 100 gram kini perlu menyiapkan Rp253.412.000, turun sekitar Rp1 juta dibanding harga sebelum koreksi. Sementara untuk investor yang ingin melepas emas 10 gram, nilai buyback yang diterima berada di kisaran Rp24,37 juta sebelum potongan pajak.
Emas Antam sendiri masih menjadi salah satu instrumen favorit masyarakat Indonesia, terutama sebagai sarana lindung nilai terhadap pelemahan rupiah dan ketidakpastian pasar keuangan global. Harga yang turun kerap dimanfaatkan sebagai momentum akumulasi, meski sebagian investor memilih menunggu koreksi lebih dalam.
Pergerakan harga emas Antam ke depan akan bergantung pada kombinasi faktor eksternal dan domestik. Pantauan harga terbaru bisa dicek langsung di laman Logam Mulia setiap hari kerja, mengingat nilainya yang bergerak dinamis mengikuti kondisi pasar.