PANGKALPINANG — Deklarasi Gerakan Babel Berintegritas dibacakan di hadapan seluruh aparatur sipil negara yang mengikuti upacara bulanan Pemprov Babel. Pj Sekda Fery Afriyanto membacakan amanat Gubernur Hidayat Arsani yang menegaskan bahwa deklarasi ini menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh aparatur dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dalam amanatnya, Gubernur menyatakan bahwa komitmen tersebut sejalan dengan upaya yang selama ini dibangun dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik.
"Komitmen ini sejalan dengan upaya yang selama ini telah kita bangun dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik," demikian amanat Gubernur Hidayat Arsani yang dibacakan Fery Afriyanto.
Semboyan "Bersih Melayani, Amanah Mengabdi, Tanpa Korupsi"
Gerakan Babel Berintegritas mengusung semboyan "Bersih Melayani, Amanah Mengabdi, Tanpa Korupsi." Semboyan itu menjadi penanda arah kebijakan Pemprov Babel dalam memperkuat integritas birokrasi di lingkungan pemerintahan provinsi.
Melalui deklarasi ini, seluruh aparatur diminta menjadikan integritas sebagai landasan kerja sehari-hari, bukan sekadar seremonial upacara. Pelayanan publik yang bersih dan akuntabel menjadi target utama gerakan tersebut.
Apresiasi untuk ASN yang Disiplin Ikuti Upacara
Gubernur Hidayat Arsani juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang mengikuti upacara dengan disiplin dan hadir tepat waktu. Menurutnya, kedisiplinan merupakan bagian dari profesionalitas aparatur, termasuk dalam mengikuti agenda kedinasan yang telah ditetapkan.
Penekanan pada disiplin aparatur ini sejalan dengan semangat Gerakan Babel Berintegritas yang menempatkan integritas dan pelayanan sebagai fondasi utama birokrasi Pemprov Babel.
Upacara Dipimpin Pj Sekda Mewakili Gubernur
Upacara bulanan Pemprov Babel berlangsung dengan Pj Sekda Fery Afriyanto bertindak sebagai pemimpin upacara, mewakili Gubernur Hidayat Arsani selaku inspektur upacara. Rangkaian upacara menjadi momen pembacaan deklarasi Gerakan Babel Berintegritas di hadapan seluruh peserta.
Deklarasi ini menutup rangkaian upacara bulanan tersebut, sekaligus menandai dimulainya penguatan komitmen birokrasi bersih dan melayani di lingkungan Pemprov Kepulauan Bangka Belitung.