PANGKALPINANG — Kabar duka menyelimuti pemberangkatan jemaah haji asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tahun ini. Seorang jemaah bernama Aminah binti Katip, asal Kabupaten Bangka Selatan, wafat di Tanah Suci pada Jumat (22/5/2026). Informasi ini disampaikan langsung oleh Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui keterangan resminya.
Almarhumah tergabung dalam Kloter 9 PLM Rombongan 3. Kloter ini merupakan kloter terakhir pemberangkatan jemaah haji asal Babel pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Total jemaah haji asal Babel tahun ini mencapai 1.074 orang yang tersebar di tiga kelompok terbang, yaitu Kloter 7, 8, dan 9 PLM.
Keluarga besar Kementerian Haji dan Umrah Babel menyampaikan rasa duka mendalam. Dalam pernyataan resminya, mereka mengirimkan doa untuk almarhumah.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa-dosanya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan,” tulis keterangan resmi tersebut.
Kloter 9 PLM diketahui merupakan kloter gabungan antara jemaah asal Bangka Belitung dan Sumatera Selatan. Sebanyak 192 jemaah asal Babel yang tergabung dalam kloter ini diberangkatkan pada 4 Mei 2026. Mereka terbang dari Bandara Depati Amir menuju Embarkasi Palembang sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi.
Mayoritas jemaah haji Babel tahun ini didominasi oleh kelompok lanjut usia. Data mencatat persentase jemaah lansia mencapai lebih dari 50 persen dari total keseluruhan.
Sebelum keberangkatan, pemerintah daerah dan petugas haji terus mengingatkan para jemaah untuk menjaga kondisi fisik selama di Tanah Suci. Cuaca panas ekstrem di Arab Saudi menjadi salah satu kekhawatiran utama. Seluruh rangkaian pemberangkatan jemaah haji Babel tahun ini dilaporkan berjalan lancar hingga sebelum kejadian ini.