PANGKALPINANG — Idul Adha menjadi momentum bagi Wakil Menteri P2MI Dzulfikar Ahmad Rawalla untuk memperkuat kohesi sosial di Kepulauan Bangka Belitung. Ia melaksanakan sholat Idul Adha di Masjid Muhajirin Pangkalpinang, Rabu lalu. Kehadirannya ia nilai sebagai momentum strategis menanamkan nilai kebersamaan.
Mengapa Wamen P2MI Memilih Babel untuk Silaturahmi Idul Adha?
Dzulfikar mengungkapkan kunjungan ini untuk menebus janji tahun lalu. "Alhamdulillah, hari ini bisa datang bersilahturahim dengan masyarakat di Kepulauan Babel," katanya. Ia yang juga menjabat Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah itu menegaskan komitmen hadir di tengah masyarakat akhirnya terwujud.
Pesan di Tengah Krisis: Persaudaraan sebagai Benteng
Dalam sambutannya, Dzulfikar menyoroti kondisi ekonomi dan geopolitik dunia yang bergejolak. Ia mengajak masyarakat tidak mudah terombang-ambing oleh situasi global. "Saat ini dunia tengah bergejolak dan Alhamdulillah, kita tidak terlalu merasakan radikal dari dampak krisis dunia tersebut," ujarnya.
Ia menambahkan, Idul Adha adalah momen tepat membangkitkan kebanggaan sebagai umat Islam. Semangat persatuan harus dihidupkan agar masyarakat tidak terkoyak oleh perbedaan pandangan. "Kita harus menghidupkan semangat persaudaraan, agar tidak mudah terkoyak, terombang-ambing, terpecah belah karena perbedaan pandangan kehidupan semata," tegasnya.
Langkah Selanjutnya: Menjaga Momentum Silaturahmi
Kunjungan Dzulfikar ke Babel bukan agenda seremonial belaka. Ia ingin memastikan semangat kebersamaan yang dibangun saat Idul Adha berlanjut dalam kehidupan sehari-hari. "Alhamdulillah, hari ini saya bisa tunaikan dan semuanya berjalan dengan lancar," pungkasnya.