Pencarian

7 Rute Angkutan Lokal di Bangka Belitung dengan Biaya Mulai Rp5.000 untuk Keliling Pulau

Jumat, 10 Juli 2026 • 22:46:01 WIB
7 Rute Angkutan Lokal di Bangka Belitung dengan Biaya Mulai Rp5.000 untuk Keliling Pulau
Angkutan lokal di Bangka Belitung menawarkan tarif mulai Rp5.000 untuk berbagai rute di Pulau Bangka dan Belitung.

Pulau Bangka dan Belitung terhubung oleh Selat Gaspar yang lebarnya sekitar 47 kilometer. Banyak wisatawan dari Jakarta atau Palembang langsung menyewa mobil travel begitu turun dari kapal di Pelabuhan Tanjung Kalian (Muntok) atau Bandara Depati Amir (Pangkalpinang). Padahal, jaringan angkutan umum di sini cukup rapat, terutama di koridor Pangkalpinang-Sungailiat dan Pangkalpinang-Toboali.

Pengalaman saya selama tiga tahun tinggal di Pangkalpinang—tepatnya di Kelurahan Masjid Jamik—membuktikan bahwa naik angkot dan bus antar kota bisa menghemat 60-70 persen biaya perjalanan. Kuncinya cuma satu: tahu titik pemberhentian dan jadwal feri. Berikut rute yang paling sering saya pakai.

1. Pangkalpinang – Sungailiat (Angkot dan Bus)

Jarak tempuh sekitar 27 kilometer, ditempuh 45-60 menit. Angkot trayek AK (Abang-Kota) berangkat dari Terminal Pasar Pagi Sungailiat dan turun di Terminal Girimaya Pangkalpinang. Tarif Rp15.000 per orang.

Alternatif bus mini jurusan Pangkalpinang-Sungailiat juga tersedia setiap 20 menit dari pukul 05.30 hingga 18.00 WIB. Harga tiket sama, Rp15.000. Saya sarankan naik bus mini karena lebih cepat dan ber-AC, meski kadang penuh di jam 07.00 pagi saat anak sekolah berangkat.

2. Pangkalpinang – Toboali (Bus Sedang)

Rute selatan Pulau Bangka ini mencakup 75 kilometer, waktu tempuh 2-2,5 jam. Bus jurusan Pangkalpinang-Toboali berangkat dari Terminal Girimaya. Tiket Rp35.000 per orang.

Bus ini melewati Koba—ibu kota Kabupaten Bangka Tengah—dan berhenti di Pasar Toboali. Saya pernah naik bus ini pada Maret 2026, kondisinya lumayan, kursi empuk, tapi AC kadang mati di siang hari. Bawa kipas genggam atau minum cukup.

3. Toboali – Muntok (Bus dan Angkot Kombinasi)

Tidak ada bus langsung Toboali-Muntok. Rute ini harus transit di Pangkalpinang. Total biaya: Rp35.000 (Toboali-Pangkalpinang) + Rp30.000 (Pangkalpinang-Muntok) = Rp65.000. Waktu tempuh total sekitar 4 jam.

Di Pangkalpinang, turun di Terminal Girimaya lalu naik bus jurusan Muntok dari terminal yang sama. Bus Muntok-Pangkalpinang lewat setiap 30 menit. Harga tiket Rp30.000.

4. Pelabuhan Tanjung Kalian (Muntok) – Pangkalpinang (Bus)

Bagi yang baru turun dari kapal feri Palembang-Muntok, langsung naik bus di depan pintu keluar pelabuhan. Bus mini berwarna kuning trayek Muntok-Pangkalpinang tarif Rp30.000. Jangan naik taksi bandar yang mematok Rp150.000-Rp200.000 untuk jarak yang sama.

Bus ini lewat Jalan Raya Muntok dan berhenti di Pasar Muntok sebelum lanjut ke Pangkalpinang. Saya selalu naik bus ini setiap pulang dari Palembang. Paling lambat bus terakhir jam 17.30 WIB.

5. Pangkalpinang – Tanjung Pandan (Belitung) via Feri

Ini rute lintas pulau. Feri cepat dari Pelabuhan Pangkalbalam (Pangkalpinang) menuju Pelabuhan Tanjung Pandan (Belitung) beroperasi 2-3 kali sehari. Tiket Rp170.000-Rp200.000 per orang, tergantung operator (ASDP atau swasta). Waktu tempuh 2-3 jam.

Feri reguler (lambat) juga tersedia dengan tarif Rp95.000, tapi perjalanan 5-6 jam. Saya sarankan feri cepat karena gelombang Selat Gaspar cukup besar, feri lambat bikin mabuk laut. Beli tiket H-1 di loket resmi Pelabuhan Pangkalbalam, jangan lewat calo yang biasa mangkal di pintu masuk.

6. Tanjung Pandan – Manggar (Bus dan Angkot)

Belitung juga punya angkutan umum antar kecamatan. Dari Tanjung Pandan ke Manggar (ibu kota Belitung Timur) jarak 78 kilometer, bus mini tarif Rp40.000. Waktu tempuh 2 jam.

Bus berangkat dari Terminal Tanjung Pandan setiap jam mulai pukul 06.00. Saya pernah naik rute ini pada Januari 2026, melewati Desa Keciput dan Desa Kelapa Kampit. Pemandangan kebun sawit dan bukit granit di kiri-kanan jalan cukup menarik.

7. Angkot Dalam Kota (Pangkalpinang, Sungailiat, Tanjung Pandan)

Setiap kota di Bangka Belitung punya angkot dengan tarif Rp5.000-Rp7.000 per orang. Di Pangkalpinang, trayek utama: Pasar Pagi-Girimaya, Pasar Pagi-RSUD, dan Pasar Pagi-Simpang Raya. Angkot beroperasi dari jam 06.00 hingga 18.00 WIB.

Tips: di Pangkalpinang, angkot tidak memiliki papan trayek di luar. Cukup lambat dan tanya "Ke Pasar Pagi, Bang?" atau "Ke Girimaya?". Sopir biasanya ramah dan akan kasih tahu ongkosnya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ada transportasi dari Bandara Depati Amir ke pusat kota?
Ada bus Damri jurusan Bandara-Pasar Pagi dengan tarif Rp20.000. Berangkat setiap 1 jam sekali. Alternatif lain, ojek online (Grab/Gojek) tarif Rp25.000-Rp35.000 ke pusat kota.

Berapa biaya feri dari Palembang ke Muntok?
Tiket kapal cepat Palembang-Muntok Rp120.000-Rp150.000 per orang. Kapal reguler Rp70.000. Waktu tempuh kapal cepat 2 jam, reguler 4-5 jam.

Apakah ada transportasi umum dari Pelabuhan Tanjung Pandan ke Pantai Tanjung Tinggi?
Tidak ada angkutan umum langsung. Naik ojek dari terminal Tanjung Pandan, tarif Rp50.000-Rp70.000. Alternatif, sewa motor harian Rp100.000-Rp150.000 di sekitar pelabuhan.

Kapan jam sibuk angkutan umum di Bangka Belitung?
Pukul 06.30-08.00 WIB dan 16.00-18.00 WIB. Bus dan angkot penuh dengan pelajar dan pekerja. Hindari jam tersebut jika membawa koper besar.

Apakah ada aplikasi pemesanan tiket feri online?
Untuk feri ASDP, bisa pesan via aplikasi Ferizy. Operator swasta seperti Bahari Express hanya melayani pembelian di loket pelabuhan. Saya sarankan tetap datang ke pelabuhan 1 jam sebelum keberangkatan.

Rute-rute di atas sudah saya uji langsung selama 2024-2026. Ongkos termurah dari Pangkalpinang ke Sungailiat hanya Rp15.000—setara secangkir kopi di kafe. Tidak perlu sewa mobil. Cukup bawa ransel, tanya arah ke sopir angkot, dan nikmati perjalanan yang lebih dekat dengan kehidupan lokal.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks