TANJUNGPANDAN — Ribuan warga Belitung mulai menjadikan Bundaran Tugu Satam sebagai titik kumpul setiap akhir pekan. Bukan sekadar untuk berlari atau bersepeda, kawasan tersebut kini disulap menjadi pasar dadakan yang menjanjikan bagi para pedagang lokal.
Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, dalam keterangannya Jumat (10/7) menjelaskan, CFD yang digelar setiap hari Minggu pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB ini sengaja dirancang sebagai ruang multifungsi. Ia menyebut momen berkumpulnya masyarakat dalam jumlah besar adalah "momentum emas" yang tidak boleh disia-siakan.
"Kehadiran Car Free Day ini sengaja kita rancang sebagai ruang yang banyak manfaat. Selain untuk memfasilitasi masyarakat berolahraga, bersilaturahmi, dan membangun budaya hidup sehat serta ramah lingkungan, ini adalah momentum emas untuk membangkitkan dan menggerakkan ekonomi pelaku UMKM kita," ujar Djoni.
Pasar Potensial Ratusan Pengunjung Setiap Minggu
Menurut Djoni, kerumunan warga yang memadati Bundaran Satam setiap pagi Minggu menciptakan pasar potensial yang sangat besar. Pemerintah daerah berkomitmen memfasilitasi para pelaku usaha lokal agar dapat menjajakan produk unggulan mereka, mulai dari kuliner tradisional, kerajinan tangan, hingga produk kreatif lainnya.
"Kami ingin Bundaran Satam tidak hanya menjadi pusat estetika kota, tetapi juga pusat interaksi sosial yang produktif. Ketika masyarakat sehat dengan berolahraga, ekonomi lokal kita juga harus ikut sehat dan bertumbuh melalui transaksi belanja produk-produk UMKM setempat," tegasnya.
Ia menilai, perputaran ekonomi yang sehat di tingkat akar rumput merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Belitung secara berkelanjutan. Dengan adanya CFD, transaksi jual-beli diharapkan mengalir langsung dari tangan konsumen ke pelaku UMKM tanpa perantara.
Ajakan Kolaborasi dari Semua Elemen
Djoni Alamsyah mengajak seluruh elemen masyarakat—mulai dari keluarga, komunitas, instansi pemerintah, hingga sektor swasta—untuk bersama-sama menyukseskan dan meramaikan kegiatan perdana ini. Ia optimistis, kolaborasi ini akan membuat Belitung semakin hidup dan maju.
"Mari kita buktikan bahwa kebersamaan adalah kekuatan Belitung. Saya mengajak seluruh warga untuk hadir, membawa keluarga dan kerabat, berolahraga bersama, sekaligus mendukung produk lokal kita agar Belitung menjadi daerah yang lebih sehat, hidup, dan semakin maju," katanya.
Dengan dimulainya CFD di Bundaran Tugu Satam, Pemerintah Kabupaten Belitung berharap kebiasaan baru ini tidak hanya membangun budaya hidup sehat, tetapi juga menjadi etalase bagi produk-produk unggulan daerah yang selama ini mungkin belum terekspos secara maksimal.