Pencarian

Pemkot Pangkalpinang Percepat Pembentukan 42 Koperasi Desa Merah Putih, Baru Dua yang Beroperasi

Kamis, 16 Juli 2026 • 22:17:01 WIB
Pemkot Pangkalpinang Percepat Pembentukan 42 Koperasi Desa Merah Putih, Baru Dua yang Beroperasi
Rapat koordinasi percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih digelar di Pangkalpinang, Kamis.

PANGKALPINANG — Rapat koordinasi yang digelar Kamis itu sekaligus dirangkaikan dengan peringatan Hari Koperasi. Pemerintah menyinergikan seluruh pihak terkait agar pembangunan dan pengelolaan koperasi berjalan optimal sehingga mampu menjadi motor penggerak perekonomian daerah.

Target 42 Koperasi, Baru Dua Berdiri

Dessy Ayutrisna mengatakan pertemuan ini menjadi forum untuk menyelesaikan berbagai kendala di lapangan sekaligus menjawab pertanyaan pengurus terkait pengelolaan ke depan. Pemerintah menargetkan pembangunan 42 KDKMP di Kota Pangkalpinang, namun hingga kini baru dua koperasi yang diresmikan.

"Pertemuan hari ini juga sebagai wadah bagi pemerintah bersama para narasumber untuk memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi pengurus koperasi," kata Dessy.

Bukan Daerah Pertanian, Koperasi Disarankan Jadi Gerai Sembako

Pengembangan KDKMP di Pangkalpinang harus disesuaikan dengan karakteristik daerah sebagai kota perdagangan dan jasa. Dessy menegaskan Kota Pangkalpinang bukan daerah perkebunan atau pertanian, sehingga arah pengembangan koperasi harus menyesuaikan.

"Misalnya menjadi gerai sembako, LPG dan kebutuhan masyarakat lainnya," ujarnya.

Kendala Lahan dan Peran TNI dalam Asistensi

Perwira Penghubung Kodim 0413/Bangka Mayor Ronal Manik mengakui salah satu kendala yang masih dihadapi adalah ketersediaan lahan di sejumlah desa dan kelurahan yang akan menjadi lokasi pembangunan koperasi. Pihaknya hanya berperan memberikan asistensi dan pendampingan selama proses pembangunan, termasuk pada pengadaan lahan apabila diperlukan.

Pemilihan lokasi koperasi juga menjadi perhatian agar berada di tempat yang strategis dan dekat dengan masyarakat sehingga mampu memenuhi kebutuhan warga setempat.

Koperasi Akan Terhubung dengan Sistem Pembayaran Digital

Ke depan, pengembangan koperasi akan diarahkan pada pemanfaatan teknologi digital, termasuk sistem pembayaran non-tunai. Mayor Ronal Manik berharap seluruh pelayanan koperasi nantinya terhubung dengan sistem pembayaran digital seperti QRIS maupun layanan fintech lainnya.

"Sehingga masyarakat semakin mudah bertransaksi dan koperasi benar-benar memberikan manfaat bagi warga," ujarnya.

Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks