KOBA — Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah bersama Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera V merampungkan pembangunan 26 unit sanitasi bagi warga di dua desa. Fasilitas ini dibangun dengan nilai Rp12 juta per unit dan telah digunakan masyarakat sejak selesai dikerjakan pada 2025.
Hibah Aset dari Pusat ke Daerah
Algafry Rahman mengatakan proses hibah dilakukan karena secara aturan, seluruh aset hasil pembangunan dari APBN harus dihibahkan terlebih dahulu kepada pemerintah daerah. Setelah itu, baru diserahkan secara resmi kepada penerima manfaat melalui pemerintah desa.
"Kita bekerja sama dengan BP3KP Sumatera dalam menjalankan program sanitasi perumahan warga dan hari ini kami sudah menandatangani hibah sebanyak 26 unit sanitasi warga yang tinggal di perumahan Desa Kurau Barat dan Kurau Timur," kata Algafry di Koba, Jumat.
Dua Desa Penerima Manfaat
Seluruh unit sanitasi berlokasi di Desa Kurau Barat dan Desa Kurau Timur. Bupati menyebut program ini langsung dari pusat dan pengerjaannya telah selesai pada 2025.
"Namun secara aturan hasil pembangunan itu harus dihibahkan ke daerah dan tadi sudah saya teken serah terima hibah," ujarnya.
Nilai Rp12 Juta per Unit, Sudah Dipakai Warga
Kepala BP3KP Sumatera V Yustin Patria Primordia menjelaskan bahwa setiap unit sanitasi dibangun dengan anggaran Rp12 juta. Proses hibah kepada Pemkab Bangka Tengah merupakan prosedur administrasi pengelolaan aset negara.
"Karena pengerjaan sudah selesai dan sudah digunakan warga, maka kami harus menyerahkan atau menghibahkan aset tersebut dengan proses serah terima yang diteken langsung oleh kepala daerah," kata Yustin.
Pemkab: Bantu Warga yang Terkendala Sanitasi
Algafry berharap program ini dapat membantu warga yang selama ini terkendala akses sanitasi, terutama mereka yang tinggal di kawasan perumahan. Pemerintah desa akan menjadi pihak yang bertanggung jawab dalam pendistribusian dan pemeliharaan fasilitas ke depannya.
"Kita tentu bersyukur mendapatkan program ini untuk membantu warga yang mungkin terkendala dengan sanitasi, terutama mereka yang tinggal di perumahan," katanya.