KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Tambahan satu poin dari laga kontra Persijap sudah cukup mengamankan posisi Persib di puncak klasemen. Kepastian ini membuat skuad asuhan Bojan Hodak merayakan gelar ketiga secara beruntun—sebuah pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya di kompetisi sepak bola Indonesia.
Perjalanan Persib menuju gelar musim ini tidak mulus. Borneo FC Samarinda menjadi pesaing terberat yang terus membayangi hingga pekan pamungkas.
Di laga terakhir, Borneo FC menang telak 7-1 atas Malut United FC. Namun, kemenangan besar itu tak cukup menggeser Persib dari puncak klasemen karena aturan head-to-head menjadi penentu. Kedua tim mengoleksi poin akhir yang sama, tetapi Persib unggul dalam pertemuan langsung.
Gelandang muda Persib, Beckham Putra Nugraha, mengaku bangga bisa menjadi bagian dari skuad bersejarah ini. Ia menyebut gelar hattrick juara bukan sekadar trofi, melainkan bukti dedikasi seluruh anggota tim.
"Saya merasa sangat senang dan bangga hingga sulit diungkapkan dengan kata-kata. Ini adalah sejarah pertama di Indonesia berupa hattrick juara liga," ujar pemain yang akrab disapa Etam tersebut.
Beckham mempersembahkan kemenangan ini untuk seluruh tim dan masyarakat, khususnya para Bobotoh. Ia juga mengapresiasi kerja keras rekan setim yang telah berjuang sepanjang musim kompetisi.
Menurut Beckham, mentalitas yang kuat menjadi faktor pembeda bagi Persib musim ini. Tim tetap tenang meski berada di bawah tekanan tinggi dari lawan.
Persib tercatat beberapa kali mampu bangkit dari situasi tertinggal dalam sejumlah pertandingan krusial. Karakter pantang menyerah ini menjadi fondasi konsistensi mereka di jalur juara.
Selain faktor mental, kedalaman skuad yang mumpuni juga berperan besar. Setiap pemain menunjukkan kontribusi maksimal saat dipercaya turun ke lapangan oleh pelatih.
Keberhasilan ini menjadi modal berharga bagi Persib untuk menyongsong kompetisi musim mendatang. Bobotoh kini menanti apakah rekor impresif ini bisa terus berlanjut di masa depan.