Pelindo Pangkalbalam Resmi Jadikan Pancasila Fondasi Budaya Kerja, Targetkan Lonjakan Kualitas Layanan di Pelabuhan Bangka

Penulis: Fajar  •  Senin, 01 Juni 2026 | 14:39:22 WIB
Pelindo Pangkalbalam resmi jadikan Pancasila sebagai fondasi budaya kerja di pelabuhan.

PANGKALPINANG — Pelindo Pangkalbalam tidak sekadar menggelar upacara formal. Manajemen memastikan kelima sila Pancasila akan menyatu dalam setiap prosedur operasional, mulai dari interaksi petugas dengan pengguna jasa hingga pengambilan keputusan di tingkat manajerial.

Mengapa Fondasi Ini Krusial bagi Pelabuhan?

Pangkalbalam bukan pelabuhan kecil. Sebagai gerbang logistik utama Pulau Bangka, pelabuhan ini melayani ribuan penumpang dan arus barang setiap bulannya. Achmad Yoga menekankan bahwa semangat melayani dengan sepenuh hati adalah kunci.

"Nilai-nilai Pancasila ini harus menyatu di dalam setiap jiwa dan diri insan Pelindo dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sehingga dapat mendorong pertumbuhan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di daerah ini," ujar Yoga dalam keterangannya, Senin (1/6/2026).

Bagaimana Nilai Pancasila Diterjemahkan ke Aksi Nyata?

Manajemen tidak merinci secara teknis, namun menekankan bahwa setiap sila memiliki implikasi langsung. Sila pertama soal Ketuhanan berarti integritas; sila kedua soal Kemanusiaan berarti perlakukan setara tanpa diskriminasi; sila ketiga soal Persatuan berarti gotong royong antarbagian; sila keempat soal Musyawarah berarti setiap masalah pelanggan diselesaikan lewat diskusi; dan sila kelima soal Keadilan berarti tarif serta akses yang adil bagi semua pengguna.

Pihak Pelindo Pangkalbalam berharap internalisasi ini mampu memperbaiki citra pelayanan publik yang kerap dikeluhkan di pelabuhan daerah.

"Mari kita menggelorakan semangat melayani berlandaskan Pancasila untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada pengguna jasa Pelabuhan Pangkalbalam ini sebagai pintu gerbang perekonomian masyarakat di Pulau Bangka," ajak Yoga.

Apa Langkah Selanjutnya?

Pelindo Regional 2 Pangkalbalam belum menyebutkan jadwal evaluasi atau indikator keberhasilan program ini. Namun, dengan tema nasional "Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia" yang diusung BPIP, manajemen optimistis budaya kerja baru ini bisa menjadi standar operasional di seluruh unit.

Jika berhasil, Pangkalbalam bisa menjadi percontohan bagi pelabuhan lain di Kepulauan Bangka Belitung yang selama ini bergulat dengan masalah efisiensi dan kepuasan pengguna jasa.

Reporter: Fajar
Sumber: babel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top