Setelah Setahun Pakai iOS 26, Ini 9 Fitur yang Paling Sering Digunakan Jurnalis Teknologi

Penulis: Yasir  •  Senin, 08 Juni 2026 | 16:42:31 WIB
Jurnalis teknologi membagikan pengalaman menggunakan fitur Call Screening iOS 26 yang efektif menyaring panggilan spam.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Menjelang perhelatan WWDC 2026 yang tinggal menghitung hari, seorang jurnalis teknologi yang telah menggunakan iOS 26 selama hampir setahun penuh—mulai dari versi beta pengembang hingga rilis publik—membagikan pengalamannya. Tidak semua fitur baru yang diperkenalkan Apple tahun lalu memberikan dampak yang sama. Beberapa di antaranya bahkan jarang tersentuh setelah bulan pertama pemakaian.

Call Screening: Tameng Anti-Spam yang Efektif

Fitur Call Screening di iOS 26 menjadi salah satu yang paling sering digunakan. Fungsinya mirip dengan Visual Voicemail yang sudah ada sejak iPhone generasi pertama, tetapi kini ditingkatkan dengan kemampuan mendeteksi panggilan spam secara otomatis.

"Fitur ini sangat baik dalam mendeteksi potensi panggilan penipuan, menyelamatkan saya dari frustrasi berurusan dengan spam dengan mengarahkan mereka langsung ke fungsi penyaringan," tulis sang jurnalis. Panggilan dari nomor mencurigakan akan langsung diarahkan ke sistem screening yang mentranskripsikan suara penelepon secara real-time. Pengguna bisa memutuskan untuk mengangkat atau membiarkan penelepon menyelesaikan pesannya.

Meski demikian, fitur ini diakui belum serobust Call Screen milik Pixel 10 Pro. Namun bagi pengguna iPhone, ini adalah langkah awal yang signifikan.

Hold Assist: Akhir dari Musik Tunggu yang Membosankan

Fitur kedua yang mendapat nilai tinggi adalah Hold Assist. Daripada duduk diam mendengarkan nada sambung yang berulang, fitur ini memungkinkan pengguna untuk menunggu secara otomatis. Begitu ada operator manusia yang mengangkat telepon, pengguna akan langsung mendapat notifikasi.

"Sebagian besar waktu tunggu saya sejauh ini di bawah lima menit, tapi tetap saja ini fitur yang sangat membebaskan," ungkapnya. Fitur ini dinilai sebagai penyelamat hidup bagi mereka yang sering harus menghubungi layanan pelanggan.

Liquid Glass: Tampilan Baru yang Kontroversial

Desain antarmuka Liquid Glass sempat menuai kontroversi karena efek transparansinya membuat beberapa elemen antarmuka sulit dilihat. Apple kemudian merilis opsi untuk menyesuaikan tingkat opacity efek tersebut. Setelah diperbaiki, tampilan baru ini justru menjadi favorit. "Ini estetika yang keren dan khas iOS 26," tulisnya.

Spatial Scene di Layar Kunci: Efek 3D yang Memukau

iOS 26 membawa kustomisasi layar kunci ke level baru. Fitur Spatial Scene memungkinkan pengguna mengambil foto dan menerapkan efek spasial untuk menciptakan ilusi kedalaman. Saat iPhone dimiringkan, efek 3D-nya terlihat impresif. Elemen lain seperti jam dan notifikasi juga ikut terlapisi secara cerdas untuk melengkapi tampilan.

Live Translation: Penerjemah Real-Time untuk Panggilan

Fitur Live Translation yang berjalan di atas Apple Intelligence berfungsi sebagai penerjemah pribadi selama panggilan telepon dan FaceTime. Akurasinya dinilai setara dengan Galaxy AI milik Samsung. Namun, fitur ini masih kalah impresif dibandingkan Voice Translate di Pixel 10 Pro yang menggunakan AI generatif untuk mengkloning suara pengguna dan menerapkan aksen regional yang sesuai.

Visual Intelligence: Cari Apa pun Tanpa Ribet

Fitur Visual Intelligence kini terintegrasi langsung ke alat screenshot. Pengguna bisa mencari informasi tentang apa pun yang ada di layar secara instan—misalnya mengidentifikasi aktor dalam video atau menentukan apakah tanaman di gambar beracun. Ini adalah jawaban Apple untuk fitur Circle to Search milik Google. "Saya tidak perlu lagi membuka Safari untuk mencari secara manual," katanya.

Polls di Pesan: Voting Cepat dalam Grup

Fitur yang mungkin terlihat sepele namun sangat berguna adalah kemampuan membuat jajak pendapat (polls) langsung di aplikasi Messages. Cocok untuk mengumpulkan jawaban cepat dalam satu grup obrolan tanpa perlu aplikasi pihak ketiga.

Dari sembilan fitur yang diulas, Call Screening dan Hold Assist menjadi yang paling sering digunakan karena dampak langsungnya terhadap produktivitas dan kenyamanan. Sementara fitur seperti Live Translation masih perlu peningkatan untuk bisa menyaingi kompetitor. Kini, perhatian pengguna mulai beralih ke iOS 27 yang akan diumumkan di WWDC 2026, serta kemungkinan kaitannya dengan perangkat keras?? seperti iPhone 18 Pro dan iPhone Fold yang dirumorkan.

Reporter: Yasir
Sumber: tomsguide.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top