SUNGAILIAT — Permasalahan yang membelit PT Gunung Maras Lestari (GML) di Kabupaten Bangka akhirnya memasuki meja koordinasi lintas sektor. Pemerintah Kabupaten Bangka memfasilitasi rapat yang dihadiri Polres Bangka, dinas terkait, pihak perusahaan, dan perwakilan kecamatan pada Kamis (18/6/2026) di ruang sekretaris daerah.
Pertemuan itu dirancang untuk menyamakan persepsi. Bukan sekadar rapat biasa, forum ini menjadi wadah memperkuat sinergi mencari solusi atas masalah yang telah berlangsung cukup lama dan memerlukan perhatian bersama. Semua pihak diharapkan bisa duduk setara, mendengar aspirasi secara proporsional.
Kapolres Bangka, AKBP Deddy Dwitiya Putra, menegaskan bahwa penyelesaian kasus PT GML harus dilakukan secara arif, objektif, dan berkelanjutan. “Setiap persoalan yang telah berlangsung dalam waktu yang panjang tentu memerlukan kesabaran, keterbukaan, dan komitmen bersama untuk menemukan titik temu,” ujar Deddy.
Deddy menilai forum koordinasi yang difasilitasi Pemkab Bangka adalah langkah positif. Menurutnya, komunikasi yang konstruktif bisa meredam kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat. “Kondusifitas kamtibmas merupakan modal utama pembangunan,” tegasnya.
Ia menambahkan, penyelesaian yang baik tidak hanya berdampak pada stabilitas keamanan. Lebih dari itu, kepastian hukum akan menjaga iklim investasi dan membuka peluang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat. Polres Bangka mendukung setiap mekanisme musyawarah, verifikasi data, dan koordinasi lintas sektor.
Polres Bangka mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga suasana aman dan damai. “Kami percaya bahwa dengan semangat kolaborasi, keterbukaan, dan saling menghormati, setiap permasalahan dapat dicarikan jalan keluarnya,” kata Deddy.
Sebagai bagian dari tugas pemeliharaan keamanan, Polres Bangka akan terus melakukan langkah preemptive dan preventif. Tujuannya satu: memastikan proses penyelesaian berjalan damai, profesional, dan humanis. “Tujuan utama kita adalah menemukan solusi terbaik yang memberikan kepastian, rasa keadilan, serta manfaat bagi masyarakat luas,” pungkas Deddy. (chy)