CIREBON — Penemuan jasad mahasiswi asal Bangka Belitung di sebuah kamar kos di Kota Cirebon menggegerkan warga sekitar. Korban berusia 24 tahun itu ditemukan dalam kondisi tubuh membengkak dan mengeluarkan bau tak sedap, Selasa (28/7/2026) siang.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP Aris Hermanto, membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya menerima laporan dari penjaga kos bernama Maulana pada Selasa siang, setelah pintu kamar korban berhasil dibuka paksa.
Maulana mengaku dihubungi seseorang pada Senin (27/7/2026) malam untuk memeriksa kamar korban. Saat dicek, pintu kamar dalam keadaan terkunci dari dalam. Maulana mencari kunci cadangan namun tak membuahkan hasil.
Keesokan harinya, Selasa pagi, Maulana menghubungi pemilik kos. Pemilik kos kemudian meminta bantuan tukang bangunan untuk membuka paksa pintu. Setelah beberapa menit, pintu akhirnya terbuka. Mereka kaget mendapati penghuni kos sudah meninggal dunia.
"Berdasarkan keterangan penjaga kos, korban terakhir kali terlihat pada Kamis 23 Juli 2026 sekitar pukul 14.00 WIB saat mengambil pesanan makanan dari layanan jasa kirim makanan di depan kos," kata AKP Aris saat dihubungi, Rabu (29/7/2026) pagi.
Setelah itu, korban tidak pernah terlihat keluar kamar. Penjaga kos mulai curiga setelah beberapa hari tidak ada aktivitas dari kamar tersebut dan mencium bau menyengat.
Petugas dari Polres Cirebon Kota langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Jasad korban dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian.
"Kami memeriksa sejumlah saksi serta sebagian barang di sekitar untuk mencari tahu sebab dugaan kematian," ujar AKP Aris. Hingga saat ini, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan menyelidiki kemungkinan adanya tindak pidana dalam peristiwa tersebut.