KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Laga pamungkas melawan Bajul Ijo dipastikan berlangsung tanpa penonton dengan alasan keamanan. Situasi ini menambah tantangan tersendiri bagi Persib yang harus bangkit dari kepayahan fisik hanya dalam hitungan hari.
Kepastian melaju ke partai puncak diraih setelah Persib menaklukkan Persija Jakarta dengan skor 2-1. Dua gol kemenangan dicetak oleh Uilliam Barros dan Balsa Sekulic, memastikan Maung Bandung menantang Persebaya di laga final.
Perayaan lolos ke final ternyata dibayangi kondisi fisik para pemain yang ambruk di ruang ganti. Lucho, sapaan akrab Luciano Guaycochea, menggambarkan betapa beratnya duel kontra Persija hingga membuat tenaga pemain habis terkuras.
"Jika kalian semua bertanya kepada orang-orang yang berada di ruang ganti, saya tidak tahu bagaimana kami akan menjalani final nanti karena amat sangat lelah," ujar Lucho dalam pernyataan resminya, Rabu (5/8).
Dengan waktu istirahat yang sangat singkat, prioritas utama tim pelatih adalah memulihkan kondisi fisik para penggawa Persib. Padatnya jadwal turnamen pramusim ini menjadi ujian nyata bagi kedalaman skuad Maung Bandung.
Meski dihantam kelelahan, gelandang asal Argentina itu enggan menjadikan kondisi tersebut sebagai alasan. Ia menegaskan timnya akan berusaha memberikan perlawanan terbaik demi mengangkat trofi juara.
"Kita harus lihat bagaimana kondisi semua orang. Saya harap, semuanya sehat. Kami akan berusaha memberikan penampilan yang terbaik di final dan tentu saja, kami pun senang bisa berada di final," tuturnya.
Hasil positif atas rival abadi di laga semifinal menjadi suntikan moral yang signifikan. Namun, Persib tidak punya banyak waktu untuk berpuas diri karena Persebaya dipastikan datang dengan persiapan penuh dan ambisi besar merebut gelar.
Duel final yang dijadwalkan berlangsung Kamis besok akan menjadi puncak dari seluruh perjuangan kedua tim sepanjang turnamen. Persib dihadapkan pada tugas berat untuk memastikan kesiapan terbaik para pemainnya, baik secara fisik maupun mental, dalam waktu yang terbatas.