Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Pramono Anung Terbitkan Instruksi WFH Bergilir untuk 1.000 ASN

Penulis: Sutomo  •  Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:58:31 WIB
Pramono Anung menerbitkan instruksi WFH bergilir bagi sekitar 1.000 ASN menyusul kebakaran di Gedung Bapenda DKI Jakarta.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Instruksi ini menyasar kurang lebih 1.000 ASN yang menempati gedung di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir. Selain Bapenda, gedung tersebut juga dipakai Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Dinas Perhubungan, Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD), dan Bank Jakarta.

"Menginstruksikan seluruh ASN yang berkantor di gedung ini agar tetap bekerja melalui mekanisme Work From Home (WFH) secara bergantian, atau berkantor di Suku Dinas Wilayah Kota, serta memanfaatkan aset Pemprov DKI Jakarta lainnya," kata Pramono dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (8/8).

Prioritas Pelayanan Publik dan Keamanan Data Pajak

Pramono menegaskan pelayanan kepada masyarakat menjadi pertimbangan utama dalam kebijakan ini. Para ASN diminta tetap produktif meski tidak berada di kantor pusat.

“Pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama kita. Masyarakat jangan khawatir, semua layanan akan tetap berjalan,” ucapnya.

Soal kekhawatiran data perpajakan, orang nomor satu di DKI itu memastikan seluruh data telah tersimpan aman melalui sistem digital. Dengan demikian, layanan perpajakan yang selama ini berjalan tidak akan terganggu oleh musibah kebakaran.

Gangguan Lalu Lintas dan Penebalan Personel Dishub

Dampak paling terasa dari kebakaran ini adalah terganggunya sistem Traffic Management Control/ITCS Dinas Perhubungan yang berada di lantai 16. Akibatnya, pengaturan lampu merah yang sebelumnya berjalan otomatis kini harus dilakukan secara manual oleh petugas di lapangan.

Untuk mengantisipasi kemacetan, Pramono memerintahkan penambahan personel Dinas Perhubungan di sejumlah titik rawan. "Menginstruksikan penebalan pasukan Dishub di lapangan agar pengaturan lalu lintas tetap lancar," ucapnya.

Kebakaran Padam, Satu Pekerja Dievakuasi dari Lantai 15

Kebakaran dilaporkan terjadi Jumat (7/8) pukul 21.40 WIB. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat mengerahkan 40 unit mobil pemadam dan 200 personel untuk menjinakkan api.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Tim penyelamat berhasil mengevakuasi seorang pekerja yang sempat terjebak di lantai 15 dalam kondisi selamat.

Gedung yang terbakar tersebut dipastikan telah ditanggung oleh perusahaan asuransi, sehingga proses klaim kerugian dapat segera dilakukan oleh pihak pengelola gedung.

Reporter: Sutomo
Sumber: koran-jakarta.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top