BRI Catat Indeks Bisnis UMKM Triwulan II 2026 Capai 102,1, Tetap Ekspansif meski Melambat

Penulis: Saiful  •  Kamis, 17 September 2026 | 09:01:31 WIB

JAKARTA — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk merilis hasil survei Indeks Bisnis UMKM untuk periode Q2-2026 beserta proyeksi Q3-2026. Indeks Bisnis UMKM tercatat sebesar 102,1, menandakan aktivitas bisnis pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah masih berada pada fase ekspansif. Angka itu juga menunjukkan pelaku UMKM tetap optimistis terhadap prospek usaha ke depan di tengah dinamika daya beli.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyebut sejumlah faktor menopang terjaganya aktivitas bisnis UMKM pada Q2-2026. Faktor itu meliputi perekonomian yang tetap tumbuh positif, panen raya tanaman pangan dan harga produk pertanian yang baik, mulai bergulirnya proyek pemerintah dan swasta, kondisi cuaca yang kondusif, hingga penyaluran bantuan sosial yang tetap agresif.

Laju Ekspansi Melambat Dibanding Q1-2026

Kendati masih ekspansif, laju ekspansi UMKM mengalami perlambatan dibandingkan Q1-2026. Normalisasi permintaan pasca-HBKN menjadi salah satu pemicunya, bersamaan dengan pelemahan daya beli masyarakat.

Faktor lain yang menekan adalah kenaikan harga barang input dan biaya operasional, keterbatasan modal usaha, serta persaingan usaha yang semakin ketat. Perkembangan tersebut sejalan dengan moderasi pertumbuhan ekonomi pada Q2-2026.

Proyeksi Q3-2026: Ekspansif tapi Lebih Moderat

Hery memperkirakan prospek bisnis UMKM pada Q3-2026 tetap berada pada fase ekspansif, meski dengan laju yang lebih moderat. Peningkatan proyek pemerintah dan swasta dinilai akan memberikan spillover effect terhadap sektor lainnya, ditopang perekonomian yang tetap tumbuh.

"Prospek bisnis UMKM pada Q3-2026 diperkirakan tetap berada pada fase ekspansif, meskipun lebih moderat, terutama ditopang oleh peningkatan proyek pemerintah dan swasta yang akan memberikan spillover effect terhadap sektor lainnya serta perekonomian yang tetap tumbuh. Di sisi lain, pelemahan daya beli dan El Nino menjadi faktor risiko yang perlu dicermati, khususnya bagi sektor pertanian," ujar Hery.

Investasi UMKM Tetap Tumbuh di Atas 100

Optimisme pelaku UMKM terhadap prospek usaha juga tercermin dari aktivitas investasi yang tetap tumbuh. Indeks investasi UMKM berada di atas level 100, menandakan keyakinan pelaku usaha terhadap prospek ekonomi dan keberlanjutan usahanya masih terjaga.

Di tengah moderasi aktivitas bisnis, sinyal investasi yang tetap positif menjadi indikator bahwa pelaku UMKM belum menarik diri dari ekspansi usaha. BRI menempatkan pelemahan daya beli dan risiko El Nino sebagai dua hal yang perlu dicermati pada kuartal berikutnya, khususnya bagi sektor pertanian yang menjadi tumpuan banyak usaha kecil di daerah.

Reporter: Saiful
Sumber: bangkaindependent.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top