Pencarian

Pemkot Pangkalpinang Tindaklanjuti Aduan Warga soal Kandang Sapi di Tengah Permukiman Kelurahan Ampui, Begini Hasil Peninjauan

Senin, 08 Juni 2026 • 15:12:02 WIB
Pemkot Pangkalpinang Tindaklanjuti Aduan Warga soal Kandang Sapi di Tengah Permukiman Kelurahan Ampui, Begini Hasil Peninjauan
Tim gabungan Pemkot Pangkalpinang melakukan peninjauan kandang sapi di Kelurahan Ampui pada 6 Juni 2024.

PANGKALPINANG — Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota Pangkalpinang, Juhaini, mengatakan laporan warga langsung ditindaklanjuti oleh instansi terkait. Tim gabungan yang terdiri dari Dinas Pangan dan Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, Camat Pangkalbalam, serta Lurah Ampui melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Sabtu (6/6).

Kondisi Kandang dan Klarifikasi Pemilik

Berdasarkan pemeriksaan di lapangan, tim tidak menemukan adanya ternak sapi di lokasi saat peninjauan dilakukan. Kondisi kandang juga dilaporkan dalam keadaan bersih dan tidak ditemukan kotoran ternak yang berpotensi mencemari lingkungan sekitar.

Dari klarifikasi pemilik lokasi, fasilitas tersebut bukan digunakan sebagai usaha penggemukan sapi. "Fungsinya hanya sebagai tempat penitipan atau transit sementara hewan ternak yang digunakan menjelang Hari Raya Idul Adha," kata Juhaini, Senin (8/6).

Empat Rekomendasi dari Tim Gabungan untuk Pemilik Kandang

Meski tidak ditemukan pelanggaran saat peninjauan, pemerintah daerah tetap memberikan sejumlah rekomendasi sebagai langkah antisipasi. Hal ini untuk mencegah munculnya pencemaran lingkungan maupun gangguan terhadap kenyamanan warga di masa mendatang.

Juhaini merinci rekomendasi yang diberikan kepada pemilik kandang, yaitu:

  • Melakukan pembersihan area secara berkala setiap hari
  • Membangun saluran pembuangan limbah yang memenuhi standar kebersihan dan kesehatan lingkungan
  • Membatasi jumlah ternak yang dititipkan saat masa transit
  • Mencari alternatif lokasi baru yang berada jauh dari kawasan permukiman padat penduduk

Apresiasi Pemkot atas Partisipasi Warga dan Media

"Pemerintah berharap melalui pembinaan dan pemberian rekomendasi kepada pemilik, keberadaan tempat transit ternak tersebut tidak lagi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat Kelurahan Ampui," ujar Juhaini.

Pemerintah Kota Pangkalpinang juga mengapresiasi partisipasi masyarakat dan media dalam menyampaikan informasi serta menjaga kenyamanan dan kualitas lingkungan di wilayah Kota Pangkalpinang.

Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks