Pencarian

Timnas Jerman Targetkan Gelar Kelima Piala Dunia 2026, Berbekal Tuah Benua Amerika Usai Tersingkir Dua Edisi Beruntun

Selasa, 09 Juni 2026 • 13:08:01 WIB
Timnas Jerman Targetkan Gelar Kelima Piala Dunia 2026, Berbekal Tuah Benua Amerika Usai Tersingkir Dua Edisi Beruntun
Timnas Jerman bersiap berlaga di Piala Dunia 2026 dengan target gelar kelima.
Beruntun LEAD: Timnas Jerman bertekad bangkit dari keterpurukan di Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Die Mannschaft mengusung modal historis sebagai satu-satunya negara Eropa yang mampu juara di Benua Amerika, tepatnya saat menaklukkan Brasil pada edisi 2014. Target tinggi ini diusung setelah dua partisipasi sebelumnya selalu berakhir di fase grup. ISI:

PANGKALPINANG — Julian Nagelsmann, pelatih muda berusia 37 tahun, dipercaya mengembalikan kejayaan Jerman sejak ditunjuk pada September 2023. Ia mewarisi skuad yang gagal total di Piala Dunia 2022 Qatar dan Euro 2024, dua turnamen besar yang berakhir sebelum babak gugur. Kini, Nagelsmann membawa timnya lolos ke putaran final dengan nyaman sebagai pemuncak Grup A Kualifikasi zona Eropa.

Rekor 15 Poin di Kualifikasi dan Satu-satunya Juara Eropa di Amerika

Jerman mengumpulkan 15 poin dari enam laga kualifikasi, unggul atas Slovakia, Irlandia Utara, dan Luksemburg. Catatan FIFA menegaskan bahwa keberhasilan mereka di Brasil 2014 menjadi satu-satunya gelar yang diraih negara Eropa di tanah Amerika. “Ini fakta yang bisa menjadi motivasi tambahan, tapi kami tidak bisa hidup dari kenangan,” demikian pernyataan resmi federasi sepak bola Jerman (DFB) dalam rilisnya, dikutip dari ANTARA News Bangka Belitung.

Grup E: Curacao, Pantai Gading, dan Ekuador Jadi Lawan Pertama

Undian Piala Dunia 2026 menempatkan Jerman di Grup E bersama tiga lawan yang tidak bisa diremehkan. Curacao menjadi debutan yang belum pernah merasakan mental bertanding di panggung sebesar ini, sementara Pantai Gading mewakili Afrika dengan kekuatan fisik khas. Ekuador, yang dijuluki kuda hitam Amerika Selatan, justru paling diwaspadai karena gaya bermain agresif dan pengalaman di turnamen antar benua.

Jadwal perdana Jerman akan melawan Curacao pada 15 Juni 2026 pukul 00.00 WIB. Laga kedua melawan Pantai Gading berlangsung 21 Juni 2026 pukul 03.00 WIB, dan pertandingan pamungkas fase grup melawan Ekuador pada 26 Juni 2026 pukul 03.00 WIB.

Kembalinya Manuel Neuer dan Skuad Berisi Pemain Muda

Satu nama yang paling menyita perhatian publik adalah Manuel Neuer. Kiper gaek berusia 40 tahun itu memutuskan kembali dari pensiun di level internasional untuk membela Jerman di Piala Dunia keenamnya. Ia akan bersaing dengan Oliver Baumann dan Alexander Nübel yang kini menjadi andalan di klub masing-masing.

Di lini tengah, nama Angelo Stiller menjadi sorotan setelah musim gemilang bersama VfB Stuttgart. Gelandang bertahan ini dinilai mampu mengisi peran yang ditinggalkan pemain senior. Sementara itu, lini depan dihuni oleh Kai Havertz, Leroy Sane, dan Deniz Undav yang siap menjadi ujung tombak.

Target Besar di Tengah Tekanan Usai Dua Kali Gagal di Fase Grup

Jerman tercatat akan tampil untuk ke-19 kalinya secara beruntun di Piala Dunia, atau ke-21 kalinya secara keseluruhan sejak debut pada 1934. Namun, catatan buruk dua edisi terakhir—tersingkir di fase grup pada 2018 dan 2022—membuat target kali ini lebih dari sekadar partisipasi. “Kami harus membuktikan bahwa Jerman masih menjadi kekuatan yang diperhitungkan,” ujar kapten tim, Joshua Kimmich, dalam sesi konferensi pers pra-turnamen.

Dengan empat gelar juara dunia (1954, 1974, 1990, 2014) dan tiga gelar juara Eropa (1972, 1980, 1996), Jerman masih memegang status sebagai salah satu negara paling sukses dalam sejarah sepak bola. Kini, seluruh perhatian tertuju pada Nagelsmann dan anak asuhnya untuk mengakhiri puasa gelar yang sudah berlangsung selama 12 tahun.

Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks