Pencarian

Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi untuk HUT ke-499, Usung Tema Harmoni Kota Global

Rabu, 17 Juni 2026 • 09:54:01 WIB
Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi untuk HUT ke-499, Usung Tema Harmoni Kota Global
Pemprov DKI Jakarta menggelar Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi dalam rangka HUT ke-499 Jakarta.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Iwan Henry Wardhana, mengonfirmasi rencana penyelenggaraan haul akbar tersebut di Jakarta, pekan lalu. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT Jakarta yang jatuh pada 22 Juni 2025.

Menggandeng Tokoh Agama untuk Narasi Baru Jakarta

Tema yang diusung, harmoni keagamaan dan transformasi menuju kota global, menjadi benang merah acara. Pemprov DKI ingin merangkai tradisi keagamaan Betawi dengan agenda pembangunan metropolitan.

Iwan mengatakan, haul akbar ini tidak sekadar seremoni tahunan. “Kami ingin menghadirkan wajah Jakarta yang toleran sekaligus modern. Ulama dan habaib Betawi punya peran sentral dalam merawat kerukunan di tengah dinamika kota,” ujarnya.

Rangkaian Acara dan Lokasi

Haul direncanakan berlangsung di area Monumen Nasional (Monas) pada pekan kedua Juni 2025. Pemprov DKI menargetkan partisipasi ribuan jemaah dari berbagai majelis taklim dan ormas Islam di Jabodetabek.

Acara akan diisi dengan pembacaan tahlil, dzikir bersama, serta tausiah dari sejumlah ulama kharismatik Betawi. Selain itu, panitia menyiapkan pameran budaya Betawi dan bazar UMKM untuk menggerakkan ekonomi warga sekitar.

Kaitan dengan Status Baru Jakarta sebagai Kota Global

Pemprov DKI sengaja menggandeng tokoh agama di tengah transisi status Jakarta yang tak lagi menjadi ibu kota negara. Pemerintah ingin menunjukkan bahwa identitas kultural dan religiusitas warga tetap menjadi fondasi utama.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, dalam kesempatan terpisah menyebut haul akbar ini sebagai momentum memperkuat modal sosial. “Jakarta harus tetap menjadi rumah bagi semua. Ulama dan habaib adalah perekat yang menjaga agar pembangunan fisik tidak melupakan nilai-nilai spiritual,” katanya.

Respons Masyarakat dan Tokoh Betawi

Sejumlah tokoh Betawi menyambut baik rencana ini. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta, KH. Muhammad Faizi, menilai haul akbar bisa menjadi medium dakwah yang efektif di ruang publik. “Kami mendukung selama substansi keagamaannya dijaga dan tidak sekadar seremonial,” ujarnya.

Namun, beberapa kalangan mengingatkan agar acara tidak tumpang tindih dengan agenda politik praktis menjelang Pilkada DKI 2025. Pemprov DKI memastikan haul murni kegiatan keagamaan dan kebudayaan, tanpa muatan politik.

Persiapan Logistik dan Pengamanan

Dinas Perhubungan DKI tengah menyusun rekayasa lalu lintas di sekitar Monas. Sementara Polda Metro Jaya akan menerjunkan personel gabungan untuk mengamankan jalannya acara. Pemprov DKI menargetkan haul akbar ini menjadi agenda tahunan tetap dalam kalender budaya Jakarta.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks