Pencarian

Polres Bangka Barat Perketat Patroli dan Sambang Warga Antisipasi Karhutla di Puncak Kemarau

Sabtu, 15 Agustus 2026 • 11:12:31 WIB
Polres Bangka Barat Perketat Patroli dan Sambang Warga Antisipasi Karhutla di Puncak Kemarau
Personel Polres Bangka Barat memadamkan titik api di lahan Desa Pelangas, Kecamatan Simpangteritip, Jumat (tanggal).

MENTOK — Memasuki puncak musim kemarau, jajaran Polres Bangka Barat menginstruksikan seluruh personel hingga tingkat Bhabinkamtibmas untuk memperketat pengawasan di titik-titik rawan kebakaran. Perintah ini disampaikan langsung oleh Kapolres sebagai respons atas meningkatnya potensi karhutla akibat kondisi cuaca yang semakin kering.

"Kapolres sudah memerintah kepada seluruh personel Polres, Polsek jajaran, dan para Bhabinkamtibmas untuk meningkatkan patroli dan melakukan pengawasan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan, terutama di lokasi-lokasi rawan," kata Kepala Seksi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yudho Suharsono, Jumat.

Respons Cepat Padamkan Titik Api di Desa Pelangas

Kesiapsiagaan personel langsung diuji ketika warga melaporkan adanya titik api di dua lokasi berbeda. Informasi yang masuk dari masyarakat itu langsung ditindaklanjuti oleh personel piket Polsek Simpangteritip bersama Bhabinkamtibmas yang bergerak menuju titik koordinat yang diberikan.

Saat tiba di lokasi, petugas menemukan bekas kebakaran lahan dan masih ada api yang menyala. Tindakan pemadaman segera dilakukan untuk mencegah api menjalar lebih luas ke area perkebunan warga.

"Respons cepat personel dilakukan sebagai langkah antisipasi agar titik api tidak berkembang menjadi kebakaran lahan yang lebih luas," ujar Iptu Yudho menambahkan.

Edukasi Warga Jadi Kunci Pencegahan Karhutla

Selain patroli, upaya pencegahan juga dilakukan melalui kegiatan sambang warga yang rutin digelar para Bhabinkamtibmas. Pendekatan langsung ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya karhutla dan pentingnya menjaga lingkungan.

Warga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Polres Bangka Barat juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan jika melihat potensi kebakaran agar bisa segera ditangani.

"Kita terus mengajak warga memberikan informasi cepat agar bisa segera ditangani, seperti kemarin warga memberikan adanya titik api di dua lokasi di Desa Pelangas dan Airmenduyung, Kecamatan Simpangteritip," jelasnya.

Ancaman Sanksi Tegas Bagi Pembakar Lahan

Polres Bangka Barat menegaskan akan memberikan tindakan tegas bagi siapa pun yang sengaja membakar hutan dan lahan. Peringatan ini disampaikan sebagai efek jera mengingat dampak karhutla tidak hanya merugikan lingkungan, tetapi juga kesehatan masyarakat akibat kabut asap.

"Jangan biarkan api kecil menjadi bencana besar. Jika sudah dilakukan pencegahan dan masih ada yang melanggar maka akan dilakukan tindakan tegas setiap pelaku pembakaran hutan dan lahan," tegas Iptu Yudho.

Patroli gabungan akan terus diperkuat selama musim kemarau berlangsung, terutama di wilayah-wilayah yang memiliki lahan gambut dan semak belukar yang mudah terbakar.

Follow belitungsatu.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: babelpos.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks