Pencarian

BRI Dorong Camilan Lokal NOMNOM Tembus Pasar Singapura, Rengginang hingga Tempe Kini Jadi Incaran Buyer

Sabtu, 15 Agustus 2026 • 12:40:31 WIB
BRI Dorong Camilan Lokal NOMNOM Tembus Pasar Singapura, Rengginang hingga Tempe Kini Jadi Incaran Buyer
Produk camilan lokal NOMNOM, seperti rengginang dan tempe, menarik minat calon pembeli di Singapura.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Kesuksesan NOMNOM ini berawal dari visi sang pendiri, Erwin Jogisaputra, yang sejak 2016 ingin menghadirkan camilan sehat berbahan baku lokal dengan standar global. Berawal dari inovasi rengginang panggang sebagai alternatif camilan lebih sehat, NOMNOM kini melebarkan sayap dengan mengangkat potensi jamur dan tempe menjadi produk bernilai jual tinggi.

Dari Pandemi Hingga Lahirnya Tempe Bites untuk Kaum Aktif

Momentum besar bagi NOMNOM justru datang saat pandemi Covid-19. Berangkat dari keinginan membantu petani jamur lokal, Erwin menciptakan Super Shrooms—camilan jamur panggang yang sehat, bebas gluten, tanpa lemak trans, dan hanya mengandung sekitar 100 kalori per kemasan.

Inovasi tak berhenti di situ. Melihat tren gaya hidup aktif yang meningkat pada 2025, NOMNOM kembali meluncurkan Tempe Bites. Produk ini dirancang sebagai sumber protein praktis bagi masyarakat yang rutin berolahraga, membuktikan bahwa tempe bisa dikemas modern tanpa kehilangan esensi lokalnya.

Kendala Distribusi dan Peran Program Pengusaha Muda BRILian

Di balik inovasi tersebut, perjalanan NOMNOM tidak selalu mulus. Erwin mengaku sempat menghadapi kendala klasik UMKM, seperti keterbatasan distribusi, perluasan pasar, hingga dinamika membangun tim dan organisasi. Ia sadar, pertumbuhan usaha tak cukup hanya mengandalkan kualitas produk, tetapi juga butuh pengelolaan bisnis yang kuat dan jejaring luas.

Kesadaran itu membawanya mengikuti program Pengusaha Muda BRILian yang digelar BRI. Melalui rangkaian seleksi, pembekalan, dan pengembangan bisnis, Erwin mengaku mendapatkan perspektif baru dalam mengelola usaha. "Kami belajar melihat bisnis dari perspektif yang berbeda. Tidak hanya menjual produk, tetapi juga membangun brand yang memiliki nilai, memahami kebutuhan pasar, serta menyiapkan bisnis agar mampu tumbuh secara berkelanjutan," ujarnya.

Kerja kerasnya membuahkan hasil. NOMNOM berhasil menempati posisi Top 3 Pengusaha Muda BRILian, sebuah pencapaian yang menjadi batu loncatan untuk memperluas jejaring dan mengakses pasar internasional.

Negosiasi Akhir dan Dukungan Ekosistem Danantara

Puncaknya, NOMNOM mendapat kesempatan mengikuti pameran internasional di Singapura. Di sana, produk camilan lokal ini berhasil menarik perhatian calon pembeli. "Respons yang kami terima selama pameran sangat positif. Produk NOMNOM berhasil menarik perhatian calon buyer di Singapura dan saat ini kami telah memasuki tahap negosiasi akhir. Kami berharap proses ini dapat segera terealisasi sehingga produk pangan lokal Indonesia dapat menjangkau pasar yang lebih luas," ungkap Erwin.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan bahwa keberhasilan NOMNOM adalah bukti nyata pentingnya ekosistem yang mempertemukan inovasi UMKM dengan akses pasar. "BRI meyakini bahwa daya saing UMKM tidak hanya ditentukan oleh kualitas produknya, tetapi juga oleh kemampuan pelaku usaha dalam beradaptasi, berinovasi, dan mengakses pasar. Oleh karena itu, kami terus memperkuat ekosistem pemberdayaan yang menghubungkan pembiayaan, pendampingan, digitalisasi, hingga business matching agar semakin banyak UMKM Indonesia mampu tumbuh secara berkelanjutan dan bersaing di pasar global," jelas Dhanny.

Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, BRI berkomitmen memperkuat perannya dalam menciptakan value creation melalui pemberdayaan UMKM. Kisah NOMNOM menjadi contoh konkret bagaimana sinergi antara perbankan, pendampingan, dan inovasi pelaku usaha mampu mengangkat produk lokal bersaing di pentas dunia.

Follow belitungsatu.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks