KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Apple kembali memperluas fungsi aplikasi Passwords yang pertama kali diperkenalkan pada iOS 18. Jika sebelumnya aplikasi ini hanya berfungsi sebagai pusat penyimpanan kredensial—mulai dari username, password, passkey, kode 2FA, hingga password Wi-Fi—kini sistem mampu bertindak lebih jauh. Pengguna yang memiliki akun dengan kata sandi lemah, dipakai berulang, atau terindikasi bocor dalam data breach tidak perlu lagi membuka satu per satu situs untuk mengganti password.
Apa yang Bisa Dilakukan Fitur Ini
Proses penggantian password berjalan ketika sistem mendeteksi kredensial bermasalah. Setelah pengguna memberikan izin, Apple Intelligence akan membuka Safari, menavigasi halaman pengaturan akun, dan menjalankan proses perubahan kata sandi. Sistem juga menyusun password baru yang lebih kuat untuk akun yang mendukung alur otomatis.
Apple menyebut pendekatan ini sebagai bagian dari pengembangan agentic AI—teknologi yang tidak sekadar memberi rekomendasi seperti chatbot, tetapi mampu mengeksekusi serangkaian tindakan atas nama pengguna. Setelah proses selesai, kredensial baru langsung tersimpan di aplikasi Passwords tanpa perlu dihafal.
Untuk akun dengan autentikasi dua faktor, sistem dapat meminta izin sementara mengakses kode verifikasi yang masuk melalui Pesan atau Email. Namun, layanan yang mengandalkan aplikasi autentikator khusus belum tentu kompatibel dengan alur otomatis ini.
Cara Mengaktifkan Penggantian Password Otomatis
Fitur ini masih berada dalam tahap beta sehingga alurnya dapat berubah. Sebelum mencoba, pastikan perangkat menjalankan versi iOS yang mendukung Apple Intelligence dan lakukan backup data terlebih dahulu. Langkah penggunaannya sebagai berikut:
- Buka aplikasi Passwords di iPhone.
- Autentikasi menggunakan Face ID, Touch ID, atau kode perangkat.
- Pilih menu Security untuk melihat akun bermasalah.
- Cari notifikasi kata sandi lemah atau terkompromi.
- Pilih Get Started, lalu tekan Continue.
- Pilih Fix Passwords untuk memberikan izin proses otomatis.
- Tekan Allow jika sistem meminta akses sementara ke kode verifikasi.
- Tunggu Apple Intelligence menjalankan proses melalui Safari.
- Periksa Passwords untuk memastikan kredensial baru tersimpan.
Alur ini jauh lebih singkat dibandingkan cara konvensional yang mengharuskan pengguna membuka situs, masuk ke pengaturan, dan mengganti password secara manual. Meski begitu, setiap permintaan izin yang muncul perlu diperhatikan karena menyangkut akses ke akun pribadi.
Kelebihan dan Risiko yang Perlu Diwaspadai
Keuntungan utama fitur ini adalah efisiensi waktu, terutama bagi pengguna dengan banyak akun yang masuk daftar peringatan keamanan. Aplikasi Passwords juga sudah menangani berbagai kebutuhan dalam satu tempat, termasuk berbagi kredensial dengan anggota keluarga melalui fitur shared group.
Namun, otomatisasi tidak selalu cocok untuk semua jenis akun. Layanan finansial, akun kerja perusahaan, dan platform dengan kebijakan keamanan ketat mungkin tidak mendukung proses otomatis. Dukungan fitur juga bergantung pada struktur situs dan metode autentikasi masing-masing layanan.
Platform dan Ketersediaan
Apple memperkenalkan iOS 27 melalui Worldwide Developers Conference (WWDC) pada 9 Juni 2026. Sistem operasi tersebut masih dalam tahap beta hingga Agustus 2026, dengan target rilis publik pada September 2026. Fitur penggantian password otomatis kabarnya akan hadir bersamaan dengan iOS 27.0, meski jadwal tersebut masih dapat berubah berdasarkan hasil pengujian.
Apple belum mengumumkan secara resmi apakah fitur ini akan tersedia untuk seluruh pengguna iOS 27 atau dibatasi pada perangkat yang mendukung Apple Intelligence. Ketersediaan dalam versi beta juga belum konsisten di semua perangkat.