TANJUNGPANDAN — Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Belitung Kasimin menyatakan pemasangan kamera pengawas di Jalan Ahmad Yani Dalam bertujuan mendukung pengawasan kebersihan lingkungan secara intensif. Lokasi itu dikenal sebagai titik tempat pembuangan sampah liar yang kerap dipakai warga.
Menurut Kasimin, inisiatif pemasangan CCTV berasal dari Diskominfo Belitung. Alasannya, kesadaran masyarakat membuang sampah pada tempatnya masih rendah.
"Inisiatif sebenarnya dari Diskominfo Belitung salah satunya adalah untuk melakukan pengawasan terkait masalah kebersihan lingkungan, karena masyarakat belum begitu sadar masih membuang sampah disembarang tempat," kata Kasimin di Tanjungpandan, Sabtu.
Bukan Hanya di Satu Titik
Penerapan teknologi pemantauan lewat kamera pengawas tidak dibatasi di Jalan Ahmad Yani Dalam. Kasimin menyebut titik-titik lain yang menghadapi persoalan serupa berpotensi memakai pola pemantauan yang sama.
"Bukan berarti hanya satu kali ini. Barangkali tempat-tempat yang lain kita akan coba kita pakai pola seperti ini," ujarnya.
Kamera pengawas itu nantinya dipakai memantau aktivitas di area rawan sekaligus membantu mengidentifikasi oknum warga yang membuang sampah sembarangan. Untuk tindakan tegas terhadap pelanggaran, Kasimin menyerahkannya kepada perangkat daerah berwenang sesuai ketentuan berlaku.
Jalan Ahmad Yani Dalam Bukan TPS Resmi
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Belitung Johandi Agus Saputra menegaskan lokasi di Jalan Ahmad Yani Dalam bukan Tempat Pembuangan Sampah resmi. Warga diimbau membuang sampah hanya ke TPS yang disediakan pemerintah daerah.
Johandi menyebut sejumlah TPS resmi, antara lain TPS di belakang Politeknik Belitung Desa Air Ketekok, belakang kantor DLH Belitung, Jalan Saidan, serta kawasan belakang gedung DPRD Kabupaten Belitung.
Sampah Jadi "Momok" di Belitung
Kasimin menilai persoalan sampah memerlukan perhatian bersama karena mengganggu kenyamanan hidup dan estetika wilayah jika tidak dikelola baik. Ia berharap warga ikut menjaga kebersihan lingkungan.
"Kami berharap masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan karena terus terang sampah ini memang sekarang sudah menjadi momok. Bau dan segala macam itu menjadi lingkungan yang tidak nyaman," ujarnya.
Pemkab Belitung belum menyebut jadwal perluasan pemantauan ke titik lain. Evaluasi terhadap efektivitas kamera di Jalan Ahmad Yani Dalam akan menjadi dasar penerapan pola serupa di lokasi rawan berikutnya.