Semangat Gotong Royong di Air Salemba Pangkalpinang Jadi Contoh Nyata Kepedulian Lingkungan, Warga Bersihkan Saluran Air Secara Sukarela

Penulis: Yasir  •  Selasa, 12 Mei 2026 | 17:32:46 WIB
Warga Air Salemba Pangkalpinang bergotong royong membersihkan saluran air untuk mencegah banjir.

PANGKALPINANG — Ratusan warga di Jalan Belanak 2 RT 004 RW 002, Kelurahan Air Salemba, secara sukarela menggelar kerja bakti membersihkan lingkungan dan saluran air pada Selasa (12/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mencegah banjir yang kerap melanda wilayah perbatasan Air Salemba dan Gabek 1, terutama saat curah hujan tinggi.

Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, yang turun langsung meninjau lokasi, mengaku terkesan dengan jawaban warga saat ditanya alasan mereka bergotong royong. “Saya tanya langsung ke warga: kenapa gotong royong? Apakah disuruh Camat atau Lurah? Mereka jawab tegas: ‘Kami sadar sendiri Bu, kami takut banjir.’ Jawaban itu luar biasa. Ini yang kita harapkan, kesadaran murni demi kebaikan bersama,” ujarnya.

Saluran Air Tersumbat Jadi Pemicu Banjir Langganan

Warga setempat mengungkapkan bahwa saluran air di kawasan tersebut memiliki debit yang cukup besar. Namun, tanaman liar dan tumpukan sampah kerap menyumbat aliran, menyebabkan genangan setiap kali hujan deras turun. Untuk mengantisipasi hal itu, mereka rutin melakukan pembersihan hingga satu hingga dua kali dalam sepekan.

Dessy menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendirian dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dukungan penuh dari masyarakat, menurutnya, menjadi kunci utama agar program Pangkalpinang Bersih bisa terwujud. “Mohon kesadaran semua pihak, rajinlah membersihkan lingkungan tempat tinggal masing-masing. Kerja sama dan kepedulian warga adalah hal paling utama yang harus terus kita pupuk,” tambahnya.

Gerakan Sukarela Jadi Harapan Baru Program Pangkalpinang Bersih

Kegiatan ini juga sejalan dengan program nasional Indonesia Asri dan program unggulan daerah Pangkalpinang Bersih yang digagas wali kota. Dessy berharap semangat serupa bisa menular ke seluruh kecamatan dan kelurahan, bukan hanya menjadi gerakan musiman, melainkan budaya hidup sehari-hari.

Pemerintah Kota sebelumnya sempat merencanakan lomba kebersihan lingkungan pada tahun lalu, namun tertunda karena kendala teknis. Meski belum ada jadwal pasti untuk pelaksanaan ulang, Dessy menilai semangat gotong royong yang sudah muncul saat ini merupakan prestasi tersendiri bagi masyarakat.

Wakil wali kota juga mengimbau warga untuk lebih disiplin membuang sampah pada tempatnya dan tidak membuang limbah sembarangan ke tanah kosong atau saluran air. Menurutnya, kebersihan di titik-titik rawan genangan harus terus dijaga demi kenyamanan dan keselamatan bersama. “Ini wujud nyata Pangkalpinang yang bersih, asri, dan bebas banjir,” pungkas Dessy.

Reporter: Yasir
Sumber: okeyboz.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top