PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang memfokuskan aksi kebersihan di sejumlah titik krusial mulai dari Kelurahan Pintu Air hingga Jembatan 12 pada Jumat. Langkah ini diambil untuk menata estetika kota sekaligus mendukung keberlanjutan program lingkungan nasional.
Fokus Pembersihan di Kawasan Pintu Air dan Jembatan 12
Lokasi yang menjadi sasaran utama meliputi kawasan kolam retensi menuju Jembatan A. Yani serta jalur Telok Atok. Pemilihan titik-titik tersebut didasarkan pada hasil survei dan monitoring lapangan yang dianggap membutuhkan penanganan segera.
Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkot Pangkalpinang, Agustu Afendi, menjelaskan bahwa pengerjaan di lapangan dilakukan secara padat karya. Banyaknya personel yang dikerahkan bertujuan agar pembersihan berjalan efektif dan menyeluruh.
"Dalam rangka menyukseskan program pemerintah Indonesia Asri, kami terus melanjutkan tugas rutin berupa gotong royong dan kerja bakti membersihkan lokasi-lokasi di Kota Pangkalpinang yang telah kami survei dan monitor," kata Agustu.
Prioritas Kebersihan Jalan Protokol untuk Kenyamanan Publik
Selain kawasan pemukiman dan kolam retensi, Pemkot Pangkalpinang memberikan atensi khusus pada jalan-jalan protokol. Wilayah ini dianggap sebagai wajah kota yang paling sering bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat maupun pendatang.
Agustu menegaskan pentingnya menjaga tampilan jalan utama agar tetap tertata rapi. Menurutnya, kondisi jalan yang bersih memberikan kesan positif bagi setiap pengguna jalan yang melintas di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini.
"Ketika masyarakat melintas di jalan-jalan protokol, mereka dapat melihat Kota Pangkalpinang dalam kondisi bersih dan tertata," ujarnya.
Jadwal Rutin dan Rencana Pembersihan Pasar Pagi
Agenda gotong royong ini merupakan instruksi langsung dari Wali Kota Pangkalpinang dan telah dijadwalkan secara berkala. Meskipun pelaksanaannya menyesuaikan kondisi lapangan, pemerintah daerah menetapkan hari Selasa dan Jumat sebagai waktu utama kerja bakti.
Aksi kebersihan tidak berhenti di jalur utama saja. Pada siang hari, tim gabungan dijadwalkan bergeser ke kawasan Pasar Pagi untuk membersihkan sisa-isa aktivitas perdagangan yang berpotensi mengganggu kebersihan lingkungan perkotaan.
Program yang mengacu pada jadwal kementerian terkait ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif warga. Pemkot Pangkalpinang berkomitmen terus menyisir lokasi lain yang dianggap krusial pada pekan-pekan mendatang.