Pencarian

Samsung Galaxy Z Fold 8 Wide Dikabarkan Hadirkan Layar Lebar, Tapi Korbankan Kamera Zoom

Rabu, 13 Mei 2026 • 22:18:01 WIB
Samsung Galaxy Z Fold 8 Wide Dikabarkan Hadirkan Layar Lebar, Tapi Korbankan Kamera Zoom
Samsung Galaxy Z Fold 8 Wide hadir dengan layar eksternal lebih lebar dan kamera ganda 50MP.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Bocoran dari situs GalaxyClub dan SamMobile mengungkapkan bahwa Galaxy Z Fold 8 Wide hanya akan mengusung kamera ganda. Konfigurasinya terdiri dari sensor utama 50MP dan kamera ultrawide 50MP, keduanya diklaim mampu merekam video 8K pada 30fps.

Ketidakhadiran lensa telefoto menjadi titik lemah utama. Padahal, Galaxy Z Fold 8 standar dikabarkan masih mempertahankan sistem tiga kamera premium, termasuk sensor utama 200MP dan perangkat keras zoom khusus, mirip dengan lini Galaxy Z Fold 7.

Kompensasi Desain yang Berani

Di sisi lain, varian Wide ini menjawab keluhan terbesar pengguna ponsel lipat Samsung selama ini: rasio aspek layar yang terlalu sempit saat tertutup. Gambar antarmuka One UI 9 yang bocor menunjukkan layar eksternal dengan proporsi lebih lebar, menyerupai ponsel biasa saat dilipat dan lebih mirip tablet saat dibuka.

Perubahan ini membuat layar lebih nyaman digunakan dengan satu tangan dan aplikasi tidak lagi tampak "terpotong" aneh. Multitasking dan mengetik di layar sampul pun disebut akan terasa lebih alami.

Spesifikasi Lain yang Beredar

Selain kamera dan layar, rumor lain menyebut Galaxy Z Fold 8 Wide akan ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5, dipadukan dengan RAM minimal 12GB. Baterainya diperkirakan berkapasitas 4.800mAh, sedikit lebih kecil dari sel 5.000mAh yang diusung Galaxy Z Fold 8 reguler.

Samsung juga dikabarkan menyiapkan warna hijau tua (Dark Green) sebagai pilihan warna khas untuk varian Wide ini saat peluncuran nanti.

Dilema Harga dan Posisi Pasar

Masalahnya, jika Galaxy Z Fold 8 Wide benar-benar dijual di kisaran harga $2.000 (sekitar Rp 32 juta), Samsung akan kesulitan meyakinkan konsumen bahwa layar yang lebih lebar adalah nilai jual yang cukup untuk menggantikan kamera zoom. Bagi pengguna yang hanya sesekali memotret konser atau objek jauh, pilihan ini mungkin masuk akal. Namun, bagi penggemar fotografi ponsel, absennya lensa telefoto adalah kemunduran yang sulit diterima di segmen harga flagship.

Samsung seperti sedang berjudi: mengorbankan satu fitur ikonik demi memperbaiki pengalaman harian yang paling sering dikeluhkan pengguna. Apakah strategi ini berhasil atau justru membingungkan pasar, baru akan terjawab saat perangkat resmi diperkenalkan.

Bagikan
Sumber: androidcentral.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks