Komplotan Perampok Smelter Timah di Bangka Dibekuk dalam 24 Jam, 10 Tersangka dan Barang Bukti 538 Balok Disita

Penulis: Ragil  •  Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01:10 WIB
Polisi berhasil membekuk 10 tersangka perampokan gudang smelter timah di Bangka dalam 24 jam.

BANGKA — Aksi perampokan yang menyasar gudang penyimpanan timah milik sebuah perusahaan di Kabupaten Bangka berhasil diungkap polisi dalam waktu kurang dari 24 jam. Komplotan yang beranggotakan 10 orang itu diringkus di sejumlah titik di Pulau Bangka, sebagian di antaranya saat akan melarikan diri ke luar daerah.

Kabid Humas Polda Babel Kombes Agus Sugiyarso mengungkapkan kelima pelaku yang berusaha kabur diamankan di Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok. "Lima di antaranya kita amankan di Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok, ketika akan kabur ke luar daerah," kata Agus kepada detikSumbagsel, Selasa (19/5/2026).

Bekuk 10 Tersangka, Termasuk Dua Pria Paruh Baya

Para tersangka yang diamankan memiliki rentang usia cukup lebar, dari 19 hingga 49 tahun. Mereka adalah AN (49), AW (40), RI (42), FS (28), BS (26), DT (19), SB (46), WY (30), RS (31), dan MA (23). Polisi masih mengembangkan penyidikan untuk memburu kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat.

Modus: Sekap Lima Satpam, Angkut Timah dengan Dua Truk

Kapolres Bangka AKBP Deddy Dwitya menjelaskan peristiwa pencurian dengan kekerasan itu terjadi pada Sabtu (16/5) pukul 23.00 WIB. Komplotan masuk ke kawasan gudang smelter dengan cara mengendap-endap melalui pintu belakang.

"Setelah berhasil masuk, pelaku langsung menyekap dan menyandera kelima satpam penjaga. Pelaku mengancam dan menutup mata, mengikat tangan dari satpam yang berjaga tersebut," tegas Deddy.

Setelah melumpuhkan petugas keamanan, para pelaku langsung mengangkut timah balok dari gudang menggunakan dua unit truk. Barang bukti yang diamankan polisi mencapai 538 balok timah, ditambah uang tunai Rp 768 juta yang diduga hasil penjualan sebagian barang curian.

Barang Bukti Timah Disembunyikan di Pangkalpinang

Hasil curian tersebut, kata Deddy, sempat dibawa dan disembunyikan di wilayah Pangkalpinang. Setelah itu, para pelaku berpencar untuk menghindari kejaran aparat. Lima orang lainnya yang tidak tertangkap di pelabuhan diringkus di lokasi persembunyiannya masing-masing di Pulau Bangka.

"Pelaku yang sudah kita amankan sebanyak 10 orang, ini masih kita kembangkan," ujar Deddy.

Perampokan smelter timah di Bangka Belitung bukan kali pertama terjadi. Komoditas timah yang bernilai ekonomi tinggi kerap menjadi sasaran kejahatan, baik pencurian biasa maupun penambangan ilegal. Polisi masih mendalami jaringan para tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam aksi ini.

Reporter: Ragil
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top