Resmi Jadi BUMN Ekspor, Danantara Sumberdaya Indonesia Buka Rekrutmen Profesional Mulai Juni 2026

Penulis: Yasir  •  Selasa, 26 Mei 2026 | 16:22:01 WIB
Penandatanganan perubahan status Danantara Sumberdaya Indonesia menjadi BUMN di Wisma Danantara, Jakarta.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Perubahan status DSI dari perusahaan swasta menjadi BUMN ditandai dengan penandatanganan dokumen oleh jajaran direksi Danantara. Dalam unggahan akun Instagram CEO Danantara Rosan Roeslani, tampak ia bersama Kepala Badan Pengelola BUMN Dony Oskaria dan Chief Investment Officer Pandu Patria Sjahrir meneken perubahan tersebut di Wisma Danantara, Jakarta.

Dengan status baru ini, komposisi saham DSI berubah total. Negara melalui Badan Pengelola BUMN kini memegang 1 persen saham Seri A Dwiwarna, sementara Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menguasai 99 persen saham Seri B. Sebelumnya, PT Danantara Investment Management memegang 99 lembar saham seri A dan PT Danantara Mitra Sinergi memiliki satu lembar saham seri B.

Rekrutmen Terbuka untuk Profesional dari Berbagai Latar Belakang

Setelah resmi menjadi BUMN, DSI akan segera merekrut pegawai profesional. Dony Oskaria yang juga menjabat COO Danantara mengatakan proses seleksi akan dikelola oleh tim khusus. "Ada tim yang melakukan proses rekrutmennya. Kan kita harus membuat ini sangat bagus. Jadi ada tim, sumbernya bisa dari mana saja, para profesional tentunya," ujarnya di Jakarta, Senin.

DSI merupakan entitas BUMN baru yang dibentuk dari awal, bukan hasil transformasi atau perubahan nama BUMN yang sudah ada. Pandu Patria Sjahrir menegaskan hal ini saat ditanya apakah DSI merupakan perubahan dari BUMN existing. "Enggak," katanya singkat.

Hal ini berbeda dengan beberapa BUMN baru era Presiden Prabowo Subianto seperti PT Agrinas Palma Nusantara yang merupakan transformasi dari PT Indra Karya, PT Agrinas Pangan Nusantara dari PT Yodya Karya, dan PT Agrinas Jaladri Nusantara dari PT Virama Karya.

Ekspor Satu Pintu Dimulai Juni 2026

Pada tahap awal, DSI akan mengelola ekspor tiga komoditas utama: minyak kelapa sawit mentah (CPO), batu bara, dan paduan besi (ferrous alloy). Penerapan sistem satu pintu ini dimulai 1 Juni 2026 sebagai uji coba, sebelum diimplementasikan penuh pada 1 Januari 2027.

Skema ini dirancang untuk memperkuat posisi tawar Indonesia di pasar global dan memastikan tata kelola ekspor sumber daya alam lebih transparan. Dengan status BUMN baru, DSI diharapkan mampu menjalankan peran sebagai agregator ekspor yang profesional sekaligus mengoptimalkan penerimaan negara dari sektor komoditas strategis.

Reporter: Yasir
Sumber: money.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top