KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Xiaomi akhirnya buka suara soal dapur pacu jagoan terbarunya. Melalui pengumuman resmi, pabrikan asal China itu memastikan Xiaomi 17T Pro akan menggunakan chipset MediaTek Dimensity 9500. Prosesornya berarsitektur octa-core dan dibangun di atas fabrikasi 3nm.
Baterai 7.000mAh menjadi nilai jual utama Xiaomi 17T Pro. Material silikon karbon memungkinkan kapasitas besar tanpa membuat bodi gendut. Xiaomi mengklaim ponsel ini bisa merekam video 9,5 jam nonstop dalam sekali isi daya — angka yang langka di kelasnya.
Ini juga pertama kalinya lini T Pro menggunakan chip MediaTek. Sebelumnya, seluruh seri Xiaomi 17 mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 buatan Qualcomm. Langkah ini menarik karena MediaTek biasanya identik dengan ponsel kelas menengah, bukan flagship.
Hingga berita ini ditulis, Xiaomi belum merinci harga resmi maupun jadwal peluncuran Xiaomi 17T Pro. Belum ada informasi apakah ponsel ini bakal masuk pasar Indonesia. Sebagai gambaran, pendahulunya, Xiaomi 16T Pro, dibanderol sekitar Rp 8-9 juta di Tanah Air.
Perbedaan paling mencolok ada di sektor chipset. Bila seri 16T Pro pakai Snapdragon 8 Gen 3, 17T Pro beralih ke MediaTek. Belum ada data performa langsung, namun fabrikasi 3nm menjanjikan efisiensi daya lebih baik dibanding generasi sebelumnya. Baterai juga naik drastis dari 5.500mAh menjadi 7.000mAh.
Xiaomi 17T Pro jelas menyasar pengguna yang prioritas utamanya daya tahan baterai super panjang. Dengan klaim 9,5 jam rekaman video, ponsel ini cocok untuk content creator mobile atau pengguna berat yang sering jauh dari colokan listrik.