KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, itu langsung dikuasai skuad Garuda sejak menit awal. Tiga gol tanpa balas yang tercipta membuat posisi Indonesia di puncak klasemen grup semakin kokoh.
Gol penutup lahir dari skema serangan cepat yang dibangun lini tengah. Ivar Jenner melepas umpan terobosan ke kotak penalti, dan Ragnar Oratmangoen yang sudah berada di posisi sempurna langsung menyontek bola ke sudut gawang Oman. Kiper Oman tak sempat bereaksi.
Gol ini menjadi puncak dominasi Indonesia setelah dua gol sebelumnya tercipta di babak pertama. Penampilan Ragnar sepanjang laga memang menjadi sorotan, tak hanya karena golnya tapi juga pergerakannya yang merepotkan lini belakang lawan.
Hasil ini membawa Indonesia mengoleksi 12 poin dari lima pertandingan, unggul empat angka dari pesaing terdekat di grup. Dengan dua laga tersisa, peluang lolos ke putaran final semakin terbuka lebar.
Pelatih Timnas dalam konferensi pers usai laga menegaskan timnya tidak akan berpuas diri. "Kemenangan ini hasil kerja keras semua pemain. Tapi perjalanan belum selesai, kami harus fokus ke laga berikutnya," ujarnya.
Data pertandingan mencatat Indonesia unggul dalam penguasaan bola hingga 62 persen. Tembakan tepat sasaran juga jauh lebih banyak dibanding Oman yang hanya mampu melepaskan dua percobaan mengarah ke gawang.
Lini pertahanan yang dikomandoi bek tengah tampil disiplin tanpa celah. Sementara lini depan yang diisi Ragnar dan rekan-rekannya terus memberikan tekanan sejak menit pertama hingga peluit panjang dibunyikan.
Timnas Indonesia akan kembali bertanding dalam empat hari ke depan melawan lawan yang juga tengah bersaing di papan atas. Laga tersebut diprediksi menjadi penentu langkah Indonesia menuju Piala Dunia.
Dukungan penuh dari suporter di stadion malam ini menjadi energi tambahan bagi skuad Garuda. Euforia kemenangan 3-0 atas Oman pun dirayakan meriah oleh para pemain dan staf pelatih di lapangan.