Asisten Pemkot Pangkalpinang Dorong INKINDO Babel Beradaptasi dengan Digitalisasi Jasa Konstruksi

Penulis: Ragil  •  Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34:31 WIB
Asisten Pemkot Pangkalpinang membuka Musprov ke-V INKINDO Babel di Hotel Grand Safran.

PANGKALPINANG — Dunia jasa konstruksi di Bangka Belitung tengah menghadapi tekanan transformasi digital. Pemerintah Kota Pangkalpinang menilai para konsultan yang tergabung dalam INKINDO harus segera menyesuaikan diri agar tidak tertinggal.

Juhaini yang mewakili Wali Kota Pangkalpinang dalam pembukaan Musprov ke-V INKINDO Babel di Hotel Grand Safran, menyebut setidaknya ada tiga tantangan utama yang dihadapi pelaku jasa konstruksi saat ini.

Tiga Tantangan Sektor Konstruksi: Anggaran, Regulasi, dan Digitalisasi

Menurut Juhaini, keterbatasan anggaran menjadi kendala klasik yang kerap membayangi proyek-proyek di daerah. Selain itu, perubahan regulasi yang dinamis juga menuntut konsultan untuk terus memperbarui pengetahuan mereka.

"Dunia jasa konstruksi saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan anggaran, perubahan regulasi, hingga tuntutan transformasi digital," ujar Juhaini dalam sambutannya.

Ia mengajak seluruh pelaku jasa konstruksi, khususnya konsultan yang menjadi anggota INKINDO, untuk tidak hanya berhenti pada keluhan. Adaptasi dan peningkatan kapasitas menjadi kunci agar tetap relevan di tengah arus digitalisasi yang kian deras.

Musprov ke-V Jadi Momentum Evaluasi dan Strategi

Musyawarah provinsi yang digelar di Pangkalpinang ini menjadi forum strategis bagi para konsultan di Bangka Belitung. Pertemuan tersebut diharapkan mampu merumuskan langkah-langkah konkret dalam menghadapi era digital.

Juhaini menekankan bahwa konsultan tidak bisa lagi bekerja dengan cara-cara lama. Pemanfaatan teknologi dalam perencanaan, pengawasan, hingga pelaporan proyek konstruksi menjadi sebuah keharusan, bukan lagi pilihan.

Pemkot Pangkalpinang sendiri berkomitmen untuk mendukung proses adaptasi ini. Dukungan dapat berupa pendampingan regulasi maupun fasilitasi pelatihan bagi para konsultan yang membutuhkan peningkatan kompetensi di bidang teknologi informasi.

Apa yang Berubah bagi Konsultan di Era Digital?

Digitalisasi di sektor jasa konstruksi mencakup banyak aspek. Mulai dari penggunaan perangkat lunak desain terkini, sistem manajemen proyberbasis cloud, hingga aplikasi untuk monitoring progres pembangunan secara real-time.

Konsultan yang mampu menguasai teknologi ini dinilai akan memiliki daya saing lebih tinggi. Sebaliknya, mereka yang enggan berubah berpotensi tersingkir dari persaingan proyek, baik di tingkat kota, provinsi, maupun nasional.

Musprov ke-V INKINDO Babel menjadi ajang untuk menyusun peta jalan adaptasi tersebut. Hasil musyawarah akan menjadi pedoman bagi pengurus dan anggota dalam dua tahun ke depan.

Reporter: Ragil
Sumber: bangkaindependent.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top