KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Oranye kembali menjadi warna utama seragam kandang Timnas Belanda untuk Piala Dunia 2026. Nike, selaku apparel resmi, merilis dua set jersey yang mengusung kebanggaan nasional dan warisan sepak bola Belanda. Warisan itu telah mengubah peta taktik dunia.
Nike tidak sekadar menghadirkan jersey oranye polos. Koleksi ini dirancang untuk merepresentasikan keyakinan bahwa sepak bola Belanda—dari era Total Football Rinus Michels hingga pendekatan modern—dibentuk oleh ide, bukan sekadar skala pemain.
“Bahasa desainnya mengedepankan kejelasan, keseimbangan, dan kemajuan,” demikian pernyataan resmi Nike. Tampilan ini mewakili federasi yang haus rasa ingin tahu, kreativitas, dan pemikiran visioner.
Seragam kandang setia pada warna oranye terang dengan aksen hitam di kerah dan lengan. Seragam tandang hadir dalam balutan biru navy yang lebih gelap, menciptakan kontras tajam.
Kedua jersey menampilkan logo KNVB dan Nike yang minimalis. Motif grafis pada kain terinspirasi dari pola geometris khas Belanda yang modern dan dinamis.
Nike telah memasarkan jersey ini secara global melalui kanal daring dan ritel resmi. Harga jersey replika versi penggemar dibanderol sekitar Rp 1,5–2 juta, tergantung kebijakan distributor di masing-masing negara.
Untuk pasar Indonesia, jersey ini sudah bisa dipesan melalui platform e-commerce resmi Nike dan beberapa toko perlengkapan olahraga terpercaya. Stok terbatas, dan permintaan diprediksi tinggi.
Setelah gagal total di Piala Dunia 2022 dengan tersingkir di babak grup, Belanda datang ke edisi 2026 dengan skuad yang lebih segar. Pelatih Ronald Koeman diharapkan bisa mengembalikan kejayaan Oranje yang terakhir kali menjadi runner-up pada 2010.
Jersey baru ini menjadi simbol kebangkitan. Bukan sekadar mode, melainkan pernyataan bahwa Belanda masih punya pengaruh besar terhadap cara sepak bola dimainkan di seluruh dunia.