BANGKA TENGAH — Bangunan Posyandu di Desa Berok selama ini dalam kondisi memprihatinkan. Atap bocor saat hujan dan sebagian plafon ambruk membuat warga tidak nyaman saat mengikuti posyandu bulanan.
Kondisi itu diakui langsung oleh Perwakilan Pemerintah Desa Berok, Afif Fauzi. Menurutnya, kerusakan sudah berlangsung lama dan sangat mengganggu jalannya pelayanan kesehatan yang rutin digelar setiap bulan.
“Kondisi bangunan memang sudah membutuhkan perbaikan. Bantuan ini sangat berarti karena akan digunakan untuk renovasi Posyandu sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa berlangsung lebih nyaman,” ujar Afif, Senin (29/6/2026).
Posyandu merupakan fasilitas vital bagi warga desa, terutama untuk pemantauan kesehatan ibu hamil dan balita. Dengan bangunan yang layak, diharapkan angka partisipasi warga dalam kegiatan posyandu bisa meningkat.
PT TIMAH memberikan bantuan renovasi ini melalui program TJSL perusahaan. Fokusnya menyentuh kebutuhan dasar masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan di Bangka Belitung.
Perusahaan berharap setelah renovasi selesai, fasilitas Posyandu Berok menjadi lebih layak dan nyaman. Pelayanan kesehatan, terutama bagi ibu hamil, balita, dan masyarakat umum, dapat berjalan lebih optimal.
Afif Fauzi menambahkan, renovasi ini menjadi prioritas desa. Pemerintah desa ingin menghadirkan gedung posyandu yang lebih baik agar masyarakat tidak sungkan lagi datang setiap bulan.
“Melalui bantuan ini, pemerintah desa dapat menghadirkan gedung Posyandu yang lebih baik sehingga masyarakat merasa nyaman saat mengikuti kegiatan pelayanan kesehatan setiap bulan,” katanya.
Dukungan di bidang kesehatan ini merupakan salah satu dari sektor yang menjadi perhatian PT TIMAH. Selain kesehatan, perusahaan juga menyalurkan program TJSL di bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi, sosial, dan lingkungan di wilayah operasionalnya.