PANGKALPINANG — Masyarakat di Pulau Bangka kini bisa mengakses layanan BPOM tanpa harus antre atau bepergian jauh ke kantor pusat. Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Pangkalpinang meluncurkan SiDulangPOM, sebuah sistem layanan digital yang dipasang di enam Mal Pelayanan Publik (MPP) di provinsi ini.
Kepala BPOM Pangkalpinang Agus Riyanto mengatakan inovasi ini hadir untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat yang sudah terbiasa datang ke MPP untuk mengurus berbagai keperluan administrasi. "Kita ketahui bahwa MPP merupakan tempat berkumpulnya berbagai layanan dari sejumlah instansi. Oleh karena itu di sini kami ingin berpartisipasi agar masyarakat yang datang ke MPP dapat langsung memperoleh layanan dari Balai Besar POM melalui Si Dulang POM," ujarnya di Pangkalpinang, Senin.
Layanan SiDulangPOM dirancang sesederhana mungkin. Pengguna cukup menekan satu tombol berwarna hijau pada perangkat yang tersedia di MPP. Setelah itu, mereka akan langsung terhubung dengan petugas BPOM di kantor melalui panggilan video.
"Cara mengakses aplikasi ini sangat sederhana, cukup menekan satu tombol sesuai tagline kami adalah 'Satu Tombol untuk Layanan yang Lebih Dekat'," kata Agus. Perangkat ini juga dilengkapi mode loudspeaker dan headset. Headset disediakan khusus untuk menjaga privasi pengguna yang ingin menyampaikan pengaduan, sehingga pembicaraan tidak terdengar oleh orang lain di sekitar.
Melalui SiDulangPOM, masyarakat bisa mengakses 12 jenis layanan BPOM. Layanan tersebut mencakup permintaan informasi dan pengaduan, pengujian obat dan makanan, serta sertifikasi Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB), dan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB).
Tidak hanya itu, layanan ini juga melayani urusan ekspor-impor, termasuk surat keterangan ekspor dan nomor impor. Ada pula penerbitan rekomendasi pemohon kosmetik, rekomendasi pemohon importir obat bahan alam dan suplemen kesehatan, serta persetujuan pemasukan melalui mekanisme jalur khusus atau special access scheme (SAS) kosmetik.
Saat ini, perangkat SiDulangPOM sudah terpasang di MPP Pangkalpinang dan MPP Sungailiat, Kabupaten Bangka. Agus menyebutkan bahwa seluruh perangkat untuk lima MPP lainnya sudah disiapkan dan akan dipasang secara bertahap di seluruh kabupaten dan kota di Pulau Bangka.
Layanan ini hadir di seluruh MPP yang ada di Pulau Bangka, meliputi Kota Pangkalpinang dan lima kabupaten: Bangka, Bangka Tengah, Bangka Selatan, dan Bangka Barat. Peluncuran dilakukan serentak pada hari yang sama dengan beberapa provinsi lainnya di Indonesia.
Sebelum adanya SiDulangPOM, masyarakat harus datang langsung ke kantor BPOM atau menghubungi melalui email untuk mendapatkan layanan. Kini, pengguna bisa berinteraksi secara langsung dan visual dengan petugas melalui video call dari lokasi MPP terdekat.
"Kami selalu berupaya menyempurnakan inovasi layanan dan berharap inovasi ini dapat semakin mempermudah pelayanan kepada masyarakat dan masyarakat aktif memanfaatkan layanan yang tersedia di MPP ini," ujar Agus. BPOM akan terus menyosialisasikan keberadaan SiDulangPOM melalui media sosial resmi dan media massa agar informasi ini menjangkau lebih banyak warga.