KOBA — Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, bersama para ketua partai politik menandatangani NPHD bantuan keuangan partai politik untuk Tahun Anggaran 2026 di Koba, Selasa (7/7/2026). Bantuan ini merupakan amanat Undang-Undang yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Dari total Rp 1,71 miliar, Partai Golkar menjadi penerima terbesar dengan alokasi Rp 371.310.000. Disusul PDI Perjuangan sebesar Rp 325.770.000, dan Partai Gerindra Rp 238.740.000.
Partai lainnya yang mendapat bantuan yakni PPP Rp 189.945.000, Partai Nasdem Rp 160.425.000, PKB Rp 119.520.000, PKS Rp 116.250.000, Partai Demokrat Rp 95.355.000, dan PAN Rp 95.130.000.
Algafry menegaskan bahwa penggunaan dana hibah ini tidak boleh sembarangan. Sesuai Permendagri Nomor 36 Tahun 2018 yang telah diubah dengan Permendagri Nomor 78 Tahun 2020, bantuan keuangan partai politik diprioritaskan untuk dua hal utama: pendidikan politik dan operasional sekretariat partai.
“Bantuan keuangan yang kita serahkan hari ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas pendidikan politik, memperkuat struktur organisasi partai, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kehidupan politik,” kata Algafry dalam sambutannya.
Bupati mengingatkan bahwa dana hibah ini bersumber dari uang rakyat yang dikelola APBD. Oleh karena itu, setiap partai wajib menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) secara tepat waktu, transparan, dan akuntabel.
“Saya juga mengingatkan bahwa dana hibah bantuan keuangan ini bersumber dari APBD. Oleh karena itu, penggunaan dan pelaporannya wajib dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Ketepatan waktu dalam penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) sangatlah penting,” tegas Algafry.
Algafry menekankan bahwa partai politik merupakan salah satu pilar utama dalam sistem demokrasi. Pemberian bantuan keuangan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Daerah untuk mendukung peran strategis parpol dalam pembangunan daerah.
Penandatanganan NPHD ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Pemkab Bangka Tengah dan seluruh partai politik dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah ke depan. (Pri)