46 Tahun YDBA, Ribuan UMKM Binaan di 21 Wilayah Termasuk Bangka Belitung Naik Kelas hingga Masuk Rantai Pasok Industri

Penulis: Sutomo  •  Kamis, 09 Juli 2026 | 00:04:02 WIB
YDBA membina ribuan UMKM di 21 wilayah termasuk Bangka Belitung selama 46 tahun.

JAKARTA — Sejak berdiri pada 1979, YDBA telah membina ribuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah agar mampu bersaing di industri nasional. Hingga akhir 2025, yayasan ini melahirkan 449 UMKM Mandiri yang tergabung dalam Advance Club, menciptakan 1.688 lapangan kerja baru, serta menopang 12.394 tenaga kerja di berbagai daerah.

Pembinaan yang dilakukan YDBA berfokus pada penguatan mentalitas usaha, peningkatan kemampuan bisnis, serta pemenuhan standar Quality, Cost, and Delivery (QCD). Standar ini menjadi syarat utama agar UMKM siap menjadi bagian dari rantai pasok industri.

Kisah Sukses dari Bandung: Dari Produksi Manual ke Digital

Salah satu contoh keberhasilan program ini datang dari PT Kawani Tekno Nusantara, UMKM manufaktur dan fabrikasi asal Bandung. Perusahaan yang telah dibina YDBA sejak sekitar 1990 ini berhasil mentransformasi sistem manajemen, pengendalian kualitas, hingga proses produksi dari manual menjadi digital.

Transformasi tersebut membuahkan hasil. Kawani meraih Juara 1 Kompetisi 5R UMKM tiga tahun berturut-turut pada 2023, 2024, dan 2025. Perusahaan juga menyandang status UMKM Mandiri pada 2024 serta memperoleh sertifikasi ISO.

Direktur PT Kawani Tekno Nusantara, Yadi Nugraha, mengatakan tantangan utama bisnis manufaktur berbasis job order adalah kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan pelanggan yang terus berubah. "Inovasi menjadi kunci untuk menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan keuntungan," ujarnya.

Generasi Ketiga Ambil Alih, Program Pengembangan Berlanjut

Estafet kepemimpinan Kawani kini dilanjutkan generasi ketiga, Amjad Nugraha, yang menjabat sebagai General Manager sejak 2021. Ia mengakui berbagai perubahan positif di perusahaan tidak lepas dari pelatihan dan pendampingan YDBA.

Saat ini Kawani juga mengikuti Program Development bagi UMKM Manufaktur, hasil kolaborasi YDBA dengan enam Agen Pemegang Merek (APM) Grup Astra. Program ini memberikan pelatihan, pendampingan, dan asesmen agar UMKM memenuhi standar industri serta memiliki peluang menjadi pemasok dalam rantai pasok Grup Astra.

Target ke Depan: Perluas Jangkauan ke Daerah

Memasuki usia ke-46 tahun, YDBA menegaskan akan terus memperluas pembinaan UMKM, meningkatkan kemitraan, serta memperkuat perannya sebagai pusat unggulan nasional (National Center of Excellence) dalam pengembangan UMKM di Indonesia. Dengan jaringan yang sudah mencakup 21 wilayah, termasuk Kepulauan Bangka Belitung, pelaku UMKM lokal diharapkan bisa mengikuti jejak sukses seperti Kawani.

Reporter: Sutomo
Sumber: suarabangka.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top