PANGKALPINANG — Musdalub PJS Babel bukan sekadar agenda administratif pergantian pengurus. Rikky Fermana, yang masih menjabat Ketua DPD, membuka acara dengan pantun dan ajakan untuk menjaga soliditas.
"Setelah Musdalub selesai, tidak ada lagi kubu-kubu. Yang ada hanya satu tujuan, yaitu besarkan PJS Bangka Belitung," ujarnya di hadapan peserta, Senin (13/7/2026).
Rikky berharap pemimpin yang terpilih nanti mampu menjadi jembatan bagi seluruh anggota. Ia menekankan bahwa PJS adalah rumah bersama yang harus dijaga dengan semangat kekeluargaan.
"Jadilah pemimpin yang bisa menyatukan semua. PJS ini rumah kita bersama, jadi mari kita jaga dengan rasa kekeluargaan," pesannya.
Di hadapan Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba serta pengurus DPC se-Babel, Rikky menyampaikan permohonan maaf. Ia mengakui bahwa memimpin organisasi bukan pekerjaan mudah dan masih ada harapan anggota yang belum terpenuhi.
"Kalau selama saya memimpin masih ada kekurangan atau ada harapan yang belum terpenuhi, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Semua itu menjadi bahan evaluasi bagi saya," ungkapnya.
Rikky menegaskan bahwa berbagai pencapaian yang diraih PJS Babel merupakan buah dari kekompakan dan semangat gotong royong seluruh anggota, bukan hasil kerja satu orang. Ia pun berterima kasih kepada mitra dan sahabat PJS yang terus mendukung perjalanan organisasi.
"Saya bangga karena kita selalu bisa menjaga kebersamaan. Apa yang diraih organisasi hari ini adalah hasil kerja kita bersama," katanya.
Musdalub ini dihadiri langsung Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba, mitra kerja, serta tamu undangan dari berbagai instansi. Rikky berharap forum ini melahirkan pemimpin baru yang mampu membawa PJS Babel semakin maju, profesional, dan dikenal masyarakat.
"Siapapun yang terpilih nanti adalah pilihan organisasi. Mari kita hormati, kita dukung, dan kita bekerja bersama agar PJS Bangka Belitung semakin maju, semakin solid, dan semakin bermanfaat bagi dunia jurnalistik maupun masyarakat," tutupnya.