Bulog Serap 3,2 Juta Ton Gabah Petani di Semester I 2026, Stok Beras Nasional Tembus Rekor 5,4 Juta Ton

Penulis: Sutomo  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 10:28:01 WIB
Direktur Utama Bulog Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani dan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi memanen padi bersama petani di Desa Wonosari, Klaten, Jumat (10/7/2026).

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi dan Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani turun langsung ke sawah di Desa Wonosari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jumat (10/7/2026). Mereka memanen padi bersama petani menggunakan metode manual dan mesin combine harvester sebagai simbol mekanisasi pertanian.

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Di tengah lapangan, Bulog menyerahkan bantuan timbangan digital dan paket sembako kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) setempat. Tak hanya itu, alat tulis juga dibagikan kepada anak-anak di sekitar kawasan sentra produksi pangan.

Petani Klaten: Harga Gabah Rp6.500 Per Kg Bikin Lega

Siti Hediati Hariyadi menegaskan, kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah sebesar Rp6.500 per kilogram sesuai Instruksi Presiden menjadi napas baru bagi petani. “Petani sangat bersyukur dengan penetapan harga gabah Rp6.500 per kilogram dan berbagai bantuan yang diberikan karena memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan petani,” ujarnya dalam sambutan.

Menurut politisi yang akrab disapa Titiek Soeharto itu, kepastian harga ini harus berlanjut agar semangat petani meningkatkan produksi pangan nasional tidak surut. Ia juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah daerah dan TNI-Polri dalam menjaga stabilitas rantai pasok pangan.

Stok Beras 5,4 Juta Ton: Hasil Kerja Sama Lintas Sektor

Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani membeberkan, capaian stok beras nasional yang menembus rekor 5,4 juta ton bukan kerja satu pihak. “Ini hasil kerja bersama petani, penyuluh pertanian, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pupuk Indonesia, serta Tim Jemput Gabah Bulog,” katanya.

Ia menambahkan, hingga semester I 2026 Bulog telah menyerap 3,2 juta ton gabah dari target 4 juta ton. Angka ini menunjukkan kepercayaan petani terhadap Bulog sebagai offtaker utama terus menguat. “Kolaborasi ini menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan swasembada pangan Indonesia,” tegas Rizal.

Dampak Langsung ke Petani dan Ketahanan Pangan

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo yang turut hadir mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat, DPR, dan BUMN pangan. Menurutnya, kehadiran Bulog di lapangan—mulai dari jemput gabah hingga bantuan alat produksi—memberi kepastian pasar bagi petani di Klaten yang merupakan salah satu lumbung pangan Jawa Tengah.

Dengan mekanisasi pertanian yang mulai diterapkan, biaya panen bisa ditekan dan hasil panen lebih cepat masuk gudang. Harapannya, swasembada pangan berkelanjutan bukan lagi wacana, melainkan realitas yang dirasakan langsung oleh petani di desa.

Reporter: Sutomo
Sumber: jatengpos.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top