Kerja sama tersebut diteken di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang pada Selasa lalu. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang Aswalmi Gusmita menyebut dukungan sektor swasta menjadi kunci terlaksananya program ini.
"Program ini menjadi contoh praktik baik yang dapat diterapkan di daerah lain. Jaminan Kesehatan Nasional sebagai hak dasar seluruh masyarakat dapat diwujudkan melalui semangat gotong royong antara pemerintah, BPJS Kesehatan, dan badan usaha," kata Mita, sapaan akrabnya.
Menurut Mita, kepesertaan JKN pada segmen pekerja formal sudah berjalan baik karena perusahaan mendaftarkan karyawannya. Tantangan justru ada pada kelompok masyarakat di luar sektor formal.
Pemerintah pusat melalui APBN hanya menanggung masyarakat kategori tertentu sesuai data yang tersedia. Namun, masih ada warga yang tidak mampu membayar iuran mandiri, tetapi juga belum masuk daftar penerima bantuan iuran.
"Kondisi inilah yang menjadi tantangan bersama sehingga diperlukan dukungan pemerintah daerah dan sektor swasta agar masyarakat tetap mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan," ujar Mita.
Mita menegaskan dana yang dikelola BPJS Kesehatan digunakan untuk pembiayaan manfaat peserta JKN. Pengelolaannya dilakukan secara transparan dan laporan keuangan lembaga dapat diakses publik.
BPJS Kesehatan juga berkomitmen meningkatkan kualitas layanan dan membuka ruang bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan masukan demi penyempurnaan Program JKN.
Wakil Bupati Bangka Selatan Debby Vita Dewi mengapresiasi badan usaha yang berpartisipasi dalam Program Donasi JKN. Menurutnya, ini menunjukkan kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh badan usaha yang telah bergabung dalam program ini. Ini merupakan bukti nyata bahwa perusahaan tidak hanya berinvestasi di Bangka Selatan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kesehatan masyarakat," katanya.
Debby menilai kolaborasi pemerintah daerah dengan dunia usaha menjadi langkah strategis membantu masyarakat memperoleh jaminan kesehatan, terutama di tengah keterbatasan fiskal daerah.
Menurut Debby, Bangka Selatan menjadi salah satu daerah dengan keterlibatan badan usaha yang cukup besar dalam mendukung Program Donasi JKN. Pemerintah daerah berencana terus memperluas partisipasi.
"Pemerintah daerah tidak akan berhenti sampai di sini. Kami akan terus mengajak badan usaha lainnya untuk berkolaborasi agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan jaminan kesehatan," ujarnya.