Anggota DPRD Babel Rina Tarol Desak Pemda Selamatkan Pertanian Desa Rias dari Alih Fungsi Lahan dan Krisis Air

Penulis: Fajar  •  Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:31:31 WIB
Anggota DPRD Bangka Belitung Rina Tarol berdialog dengan petani Desa Rias terkait krisis air dan alih fungsi lahan sawah.

PANGKALPINANG — Persoalan di sektor pertanian Desa Rias tidak hanya soal keterbatasan alat dan mesin pertanian (alsintan). Ancaman yang lebih serius datang dari dua sisi: ketersediaan air yang terus menyusut dan konversi lahan sawah produktif yang kian meluas.

Tiga Ancaman Utama di Sentra Padi Babel

Dalam kunjungan kerjanya, Rina Tarol berdialog langsung dengan petani setempat. Ia melihat langsung proses pengolahan gabah hingga menjadi beras di UPJA Berkah Tani. Dari hasil dialog itu, setidaknya ada tiga persoalan utama yang mengemuka.

Pertama, kelangkaan alsintan yang menghambat produktivitas. Kedua, sumber air untuk irigasi sawah mulai berkurang drastis. Ketiga, alih fungsi lahan sawah menjadi kebun kelapa sawit berlangsung tanpa kendali.

Alih Fungsi Lahan: Sawah Berganti Sawit

Fenomena konversi lahan menjadi perhatian serius Rina. Ia menilai jika dibiarkan, ketahanan pangan di Bangka Belitung akan terancam. Desa Rias selama ini menjadi salah satu lumbung padi, dan kehilangan lahan produktif berarti kehilangan potensi produksi beras daerah.

"Kami melihat langsung kondisi di lapangan. Petani mengeluhkan banyak hal, mulai dari alat pertanian yang kurang hingga air yang makin sulit," ujar Rina dalam keterangannya.

Desakan ke Pemda: Bukan Sekadar Imbauan

Rina meminta agar pemerintah provinsi maupun kabupaten tidak hanya memberikan imbauan. Ia mendorong adanya kebijakan konkret, seperti insentif bagi petani yang mempertahankan lahannya dan sanksi tegas bagi alih fungsi lahan sawah yang tidak sesuai aturan.

Selain itu, bantuan alsintan dan normalisasi saluran irigasi dinilai mendesak untuk dilakukan. Menurutnya, tanpa intervensi cepat, petani di Desa Rias akan semakin kesulitan dan produksi padi daerah bisa terus merosot.

Masa Depan Pertanian di Ujung Tanduk

Persoalan di Desa Rias ini menjadi cerminan tantangan pertanian di daerah kepulauan. Dengan luas lahan yang terbatas, setiap hektare sawah yang hilang berdampak langsung pada pasokan beras lokal. Rina berharap Pemprov Babel dan Pemkab Bangka Selatan segera menyusun peta jalan penyelamatan pertanian di kawasan tersebut.

Reporter: Fajar
Sumber: suarapos.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top