KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Australia tidak memberi ruang bernapas bagi Bangladesh dalam pertandingan yang hanya berlangsung di Headingley, Inggris. Tim besutan Jon Lewis berhasil membatasi lawan hanya pada skor rendah sebelum mengejar target dengan kehilangan satu wicket saja.
Bowling Ganas, Bangladesh Tak Berkutik
Bangladesh hanya mampu mengumpulkan 73 run dari 20 overs. Satu-satunya pemain yang memberikan perlawanan adalah Nigar Sultana dengan 18 run, namun lima batter lainnya gagal mencapai angka dua digit.
Pace attack Australia bekerja efektif. Megan Schutt dan Darcie Brown mengambil dua wicket masing-masing, sementara leg-spinner Georgia Wareham juga tak kalah tajam dengan dua wicket hanya dengan kebobolan 9 run dari 4 overs.
Target 74 Run Dihajar dalam 11,2 Overs
Australia tidak perlu waktu lama untuk menyelesaikan pekerjaan. Pasangan pembuka Alyssa Healy (37 run tidak keluar) dan Beth Mooney (23 run) langsung agresif sejak over pertama.
Meskipun Mooney harus kembali ke paviliun setelah terkena lemparan langsung dari Rumana Ahmed, Healy bersama Ellyse Perry (13 run tidak keluar) memastikan kemenangan tercapai dalam 11,2 overs.
Kemenangan Keempat Beruntun Australia di Turnamen
Hasil ini memperpanjang rekor sempurna Australia di T20 World Cup edisi kali ini. Mereka belum terkalahkan dan menunjukkan performa yang semakin tajam menjelang babak gugur.
Bagi Bangladesh, kekalahan ini menjadi pukulan telak. Mereka masih mencari kemenangan pertama setelah dua pertandingan awal berakhir dengan kekalahan. Clean bowling dari Australia membuat mereka sulit bersaing di grup yang juga dihuni India dan Pakistan.
Statistik: Dominasi Penuh dari Semua Sektor
- Bangladesh: 73/10 dalam 20 overs (Nigar Sultana 18, Megan Schutt 2/12)
- Australia: 74/1 dalam 11,2 overs (Alyssa Healy 37*, Beth Mooney 23)
- Selisih wicket: 9 — kemenangan terbesar Australia di turnamen ini
Australia selanjutnya akan menghadapi India dalam laga yang diprediksi menjadi ujian sesungguhnya. Bangladesh, di sisi lain, harus segera bangkit jika ingin menjaga asa lolos dari fase grup.