Kemenkumham Babel Raih Skor 88,36 dan Dorong Layanan Publik Optimal

Penulis: Yasir  •  Selasa, 05 Mei 2026 | 14:14:37 WIB
Kakanwil Kemenkumham Babel memimpin apel pagi untuk evaluasi dan apresiasi capaian birokrasi.

PANGKALPINANG — Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung memperkuat komitmen peningkatan kinerja melalui apel pagi gabungan di halaman kantor wilayah, Senin (4/5/2026). Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi sekaligus apresiasi atas capaian prestasi birokrasi di tingkat daerah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, memimpin langsung jalannya apel yang diikuti oleh jajaran pejabat struktural, pegawai, PPNPM, hingga mahasiswa magang. Fokus utama pengarahan tertuju pada hasil penilaian internal Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Capaian Skor 88,36 dalam Penilaian Zona Integritas

Dalam arahannya, Johan Manurung mengungkapkan rasa bangga atas perolehan nilai 88,36 yang diraih instansinya. Angka ini mencerminkan efektivitas kolaborasi antar-divisi dalam memenuhi standar tata kelola pemerintahan yang akuntabel di Bangka Belitung.

"Terima kasih atas dedikasi dan kontribusi seluruh pegawai. Capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja ke depan," ujar Johan di hadapan peserta apel.

Manajemen menekankan bahwa hasil penilaian tersebut bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan representasi dari kerja keras kolektif. Johan juga mengingatkan seluruh jajaran untuk berpartisipasi aktif dalam Pembukaan Panel Evaluasi Pembangunan Zona Integritas Tahun 2026 guna memastikan transparansi birokrasi tetap terjaga.

Bagaimana Strategi Peningkatan Layanan Publik di Bangka Belitung?

Selain fokus pada administrasi internal, Kemenkumham Babel terus mendorong program jemput bola untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat. Salah satu langkah strategis yang mendapat apresiasi adalah pelaksanaan Mobile Intellectual Property Clinic yang digelar pada acara Roadshow Kuliner Indonesia di Pangkalpinang beberapa waktu lalu.

Layanan klinik kekayaan intelektual bergerak ini dinilai efektif dalam memberikan edukasi serta fasilitas pendaftaran merek dan hak cipta bagi pelaku UMKM lokal. Johan berharap keterlibatan pegawai dalam kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan agar kehadiran negara lebih dirasakan oleh warga.

“Kami berharap seluruh pegawai dapat terus aktif berkontribusi dalam setiap kegiatan pelayanan publik,” tambahnya. Peningkatan partisipasi ini dianggap krusial untuk menjaga momentum positif citra instansi di mata publik.

Menutup rangkaian arahan, Kakanwil juga menyinggung agenda sosial keagamaan di lingkungan kantor. Dalam waktu dekat, pihak wilayah akan membentuk panitia qurban untuk memastikan pelaksanaan ibadah berjalan lancar dan terorganisir dengan baik bagi seluruh jajaran pegawai.

Reporter: Yasir
Back to top