Pencarian

101 Titik Panas Terdeteksi di Bangka Belitung, Damkar Kabupaten Bangka Siaga 24 Jam dan Minta Warga Segera Lapor

Minggu, 19 Juli 2026 • 22:05:01 WIB
101 Titik Panas Terdeteksi di Bangka Belitung, Damkar Kabupaten Bangka Siaga 24 Jam dan Minta Warga Segera Lapor
Petugas Damkar Satpol PP Kabupaten Bangka memadamkan api di lahan terbakar di Kecamatan Merawang, Jumat (17/7/2026).

SUNGAI LIAT — Intensitas kebakaran lahan di Kabupaten Bangka terus meningkat sepanjang Juli 2026. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP setempat mengaku setiap hari menerima laporan warga, bahkan dalam satu hari bisa mencapai sepuluh titik api di lokasi berbeda.

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran Damkar Satpol PP Kabupaten Bangka, Zalfika Ammya, menyebutkan seluruh kejadian yang dilaporkan sejauh ini masih bisa ditangani. "Alhamdulillah, seluruh kejadian yang dilaporkan dapat kami tangani dengan cepat," ujarnya, Sabtu (18/7/2026).

Enam Titik Api dalam Sehari Terakhir

Berdasarkan data yang dihimpun petugas, sejumlah lokasi terbakar dalam dua hari terakhir. Pada 17 Juli 2026, api muncul di sekitar Jalan Kada Bahrin, Kecamatan Merawang pukul 13.00 WIB, dan menyusul di kawasan Perkuburan Kemujan, Sungailiat pukul 15.40 WIB.

Keesokan harinya, 18 Juli 2026, petugas menangani lima titik api sejak pagi. Lokasinya meliputi Desa Deniang (Kecamatan Riau Silip), kawasan Lintas Timur dan Kelurahan Surya Timur (Sungailiat), Kelurahan Bukit Betung, serta Desa Air Ruai di Kecamatan Pemali.

Empat Kecamatan Rawan Masuk Daftar Pengawasan

Zalfika menjelaskan, pihaknya kini menempatkan 15 personel piket setiap hari yang diperkuat dengan empat unit kendaraan pemadam kebakaran. Pengawasan diperketat di wilayah rawan seperti Merawang, Sungailiat, Riau Silip, dan Pemali.

"Cuaca yang semakin panas menjadi pemicu utama meluasnya kebakaran," kata Zalfika. Masyarakat diimbau untuk segera melapor jika melihat titik api atau asap mengepul di lahan kosong maupun perkebunan.

Warga Diminta Aktif Melapor

Damkar Kabupaten Bangka membuka saluran pengaduan 24 jam bagi warga yang menemukan indikasi kebakaran. Petugas berharap partisipasi aktif masyarakat bisa mencegah api meluas ke pemukiman atau lahan produktif.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa maupun kerugian materiil dalam skala besar akibat karhutla di Kabupaten Bangka. Namun, petugas tetap waspada mengingat puncak musim kemarau diprediksi masih berlangsung beberapa pekan ke depan.

Bagikan
Sumber: babelpos.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks