TOBOALI — Langkah penanggulangan penyakit menular di Bangka Selatan kembali digencarkan melalui pemeriksaan kesehatan yang menyasar kelompok rentan. Dinkes PPKB setempat menyebut skrining menyasar kawasan tempat hiburan malam dan lokalisasi di wilayah Toboali.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin untuk memetakan potensi penularan sekaligus memberikan akses layanan kesehatan bagi masyarakat yang selama ini sulit dijangkau.
Sasaran Utama: Populasi Rentan di Kawasan Hiburan Malam
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes PPKB Bangka Selatan, Slamet Wahidin, mengatakan pemeriksaan dilakukan sebagai langkah deteksi dini. Metode yang dipakai adalah Voluntary Counseling and Testing atau Konseling dan Tes Sukarela (KTS).
Layanan ini tidak hanya berhenti pada pengambilan sampel darah. Peserta juga mendapat konseling sebelum dan sesudah pemeriksaan agar memahami hasil serta langkah lanjutan yang perlu diambil.
Deteksi Dini dan Pemetaan Penyebaran Penyakit
Hasil skrining tersebut menjadi bahan pemetaan Dinkes PPKB dalam menentukan wilayah mana yang membutuhkan intervensi lebih lanjut. Dengan mengetahui sebaran kasus, pemerintah bisa merancang program pencegahan yang lebih tepat sasaran.
Kasus HIV dan IMS kerap tidak terdeteksi karena penderitanya enggan memeriksakan diri. Karena itu, pendekatan langsung ke lapangan dinilai lebih efektif menjangkau mereka yang masuk kategori berisiko tinggi.
Pelayanan Rutin yang Menjangkau Wilayah Terpencil
Kegiatan VCT di Toboali bukan kali pertama digelar. Slamet menegaskan bahwa pemeriksaan dilakukan secara rutin sebagai bagian dari pengendalian penyakit menular di kabupaten yang berbatasan langsung dengan Laut Jawa tersebut.
Petugas kesehatan diterjunkan ke lokasi-lokasi yang telah dipetakan sebelumnya. Hal ini untuk memastikan layanan tidak terpusat di puskesmas atau rumah sakit saja, melainkan hadir di tengah komunitas yang membutuhkan.
Meski jumlah yang diperiksa baru puluhan orang, cakupan ini diharapkan terus meluas seiring meningkatnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri secara sukarela.