Kenaikan harga BBM nonsubsidi resmi berlaku di seluruh SPBU Indonesia per 4 Mei 2026. Pengguna Pertamax Turbo dan Dexlite harus merogoh kocek lebih dalam. Sementara itu, SPBU Shell kembali menjual solar setelah vakum beberapa bulan.
Kenaikan paling signifikan terjadi pada Pertamina Dex yang naik Rp 4.000 per liter menjadi Rp 27.900. Sementara itu, Pertamax Turbo di DKI Jakarta naik Rp 500 menjadi Rp 19.900 per liter. Dexlite naik Rp 2.400 menjadi Rp 26.000 per liter.
Harga BBM nonsubsidi Pertamina per 4 Mei 2026:
Setelah vakum beberapa bulan, SPBU Shell kembali menjual Shell V-Power Diesel. Harganya dipatok Rp 30.890 per liter, sama dengan produk Diesel Primus milik Vivo.
"Terima kasih sudah menanti. Shell V-Power Diesel mulai tersedia kembali secara bertahap di SPBU Shell," tulis Shell melalui akun Instagram resminya, Senin (11/5/2026).
SPBU Vivo menaikkan harga Diesel Primus menjadi Rp 30.890 per liter. Sementara produk RON 92 mereka, Revvo 92, tetap Rp 12.390 per liter.
Di SPBU BP-AKR, harga BP Ultimate Diesel justru turun Rp 1.000 menjadi Rp 29.890 per liter. Adapun BP 92 masih di angka Rp 12.390 per liter.
Beberapa jenis BBM tidak berubah. Pertalite dan solar bersubsidi masih dijual dengan harga yang sama. Begitu juga Pertamax Green 95 dan Pertamax RON 92 yang tetap stabil.
"Update harga BBM terbaru! Saatnya isi bahan bakar dengan pilihan yang lebih smart & berkualitas di SPBU VIVO," tulis akun @spbuvivo dikutip Senin (11/5/2026).
Kenaikan harga BBM di SPBU Pertamina dan swasta mulai berlaku pada 4 Mei 2026. Namun, pengumuman resmi ke publik baru disampaikan secara serempak pada Senin, 11 Mei 2026 melalui media sosial masing-masing badan usaha.