Dari Karimun ke SMAN 1 Pemali, Jericha Putri Sahila Ikuti Seleksi Beasiswa PT TIMAH yang Hanya Terima 34 Siswa dari 194 Pendaftar

Penulis: Fajar  •  Selasa, 12 Mei 2026 | 17:32:49 WIB
Jericha Putri Sahila mengikuti seleksi beasiswa PT TIMAH di SMAN 1 Pemali setelah menempuh perjalanan lintas pulau.

PANGKALPINANG — Jericha Putri Sahila, siswi SMPN 2 Karimun, harus menempuh perjalanan lintas pulau demi mengikuti tes potensi akademik di SMAN 1 Pemali, Bangka. Ia adalah satu dari 60 peserta yang lolos ke tahap akhir seleksi Program Kelas Beasiswa PT TIMAH yang digelar pada 6–11 Mei 2026.

Jericha mengaku sudah lama mengincar sekolah unggulan ini. Informasi tentang program beasiswa ia dapat dari kakak kelas yang pernah bersekolah di sana. "Saya tertarik ikut seleksi karena sekolahnya bagus, prestasinya banyak, dan paling menonjol dibanding yang lain," ujarnya usai mengikuti tes.

Persaingan Ketat: 194 Pelamar, Hanya 34 yang Lolos

Program Kelas Beasiswa PT TIMAH yang berjalan sejak tahun 2000 ini kembali menjadi magnet bagi pelajar berprestasi dari berbagai daerah. Tahun ini, sebanyak 194 siswa mendaftar. Namun hanya 34 siswa yang akan diterima di SMAN 1 Pemali.

Para peserta yang tersisa harus melalui lima tahapan seleksi: Tes Potensi Akademik, Psikotes, Wawancara, Psikologi Klinis, hingga Validasi Dokumen. Proses seleksi berlangsung di empat lokasi sekaligus, yaitu Pulau Bangka, Belitung, Kepulauan Riau, dan Riau.

Bukan Sekadar Beasiswa, Tapi Jalan ke Sekolah Unggulan

Bagi Jericha, mengikuti seleksi ini bukan hanya soal biaya pendidikan gratis. Ia melihat SMAN 1 Pemali sebagai sekolah dengan reputasi prestasi yang menonjol. "Pastinya senang dan berharap bisa lolos lagi untuk tahap selanjutnya. Memang sedikit deg-degan, tapi seru karena dapat banyak teman dan pengalaman baru," katanya.

Program beasiswa PT TIMAH memang dirancang untuk menjaring siswa-siswi terbaik dari wilayah operasional perusahaan. Selain membebaskan biaya sekolah, program ini memberikan akses ke kurikulum dan fasilitas yang setara dengan sekolah unggulan nasional.

Dari Kepulauan Riau ke Bangka Demi Impian

Jericha bukan satu-satunya peserta yang datang dari luar Pulau Bangka. Sejumlah siswa dari Kepulauan Riau dan Riau juga tercatat mengikuti seleksi di SMAN 1 Pemali. Mereka harus beradaptasi dengan lingkungan baru dan bersaing dengan peserta lokal yang tak kalah siap.

Meski gugup, Jericha mengaku senang bisa bertemu teman-teman baru dari berbagai daerah. "Harapan saya bisa lulus dan sekolah di sana karena sekolahnya bagus," ucapnya.

Hasil akhir seleksi direncanakan diumumkan setelah seluruh tahapan selesai diverifikasi oleh tim psikolog dan akademisi SMAN 1 Pemali.

Reporter: Fajar
Sumber: ayobangka.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top